Bantu Bangun RI, Inggris Sokong Pendidikan Lewat Beasiswa Chevening

Sonya Michaella    •    Kamis, 31 Aug 2017 08:57 WIB
indonesia-inggris
Bantu Bangun RI, Inggris Sokong Pendidikan Lewat Beasiswa Chevening
Pemuda Indonesia yang akan berangkat untuk sekolah di Inggris (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 66 Warga Negara Indonesia (WNI) akan berangkat ke Inggris untuk melanjutkan studi S2-nya melalui beasiswa dari Pemerintah Inggris, Chevening.
 
Yang istimewa, tahun ini menjadi tahun yang meraup pendaftar paling banyak dari tahun-tahun sebelumnya yaitu hingga empat ribu pendaftar. Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik pun mengapresiasi hal ini.
 
"Ini membuktikan bahwa minat pelajar Indonesia untuk belajar ke Inggris sangat tinggi. Seleksinya sangat ketat. Jadi, 66 orang yang sudah terpilih adalah penerima terbaik," kata Dubes Moazzam ketika ditemui di Kedutaan Besar Inggris, kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu 30 Agustus 2017.
 
"Indonesia merupakan negara yang berpotensi di masa depan. Indonesia akan menjadi negara pemimpin di panggung dunia. Salah satu harapan kami, dari para penerima beasiswa Chevening ini, ketika mereka kembali ke Indonesia, mereka akan membantu mendorong usaha pemerintahan Jokowi dan presiden berikutnya untuk membangun Indonesia," lanjut dia.


Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).
 
 
Dubes Moazzam menambahkan, di masa sekarang semua masalah yang dihadapi seluruh negara mayoritas adalah masalah internasional. Melalui beasiswa ini, masyarakat Indonesia juga bisa mengenalkan budaya, khususnya toleransi tak hanya ke rakyat Inggris tapi rakyat dari seluruh dunia.
 
Pasalnya, Inggris sebagai rumah dari sejumlah universitas ternama dan beberapa masuk ke dalam 100 universitas terbaik di dunia, memang menjadi tujuan pelajar di seluruh penjuru dunia.
 
"Ketika kembali ke Indonesia nanti, saya harap mereka mempunyai koneksi yang kuat dengan masyarakat di seluruh dunia, yang mereka temui saat mereka sekolah nanti," ucap dia.
 
Dubes Moazzam pun berpesan kepada penerima beasiswa, pendidikan tak hanya didapat di dalam kelas, namun di luar kelas, termasuk meningkatkan kapabilitas dan kepemimpinan.
 
Setiap tahun, Chevening selalu terbuka untuk para WNI yang ingin melanjutkan studinya di jenjang S2 dengan syarat mereka sudah memiliki pengalaman kerja selama dua tahun. Setelah belajar dan menimba ilmu di Inggris selama setahun, mereka diharuskan kembali ke Indonesia untuk mendukung pembangunan Tanah Air.

(FJR)