Budaya Indonesia Warnai Taman Kota Moskow

Fajar Nugraha    •    Jumat, 03 Aug 2018 20:12 WIB
indonesia-rusia
Budaya Indonesia Warnai Taman Kota Moskow
Festival Indonesia di Moskow, Rusia menarik perhatian warga (Foto: Dok.KBRI Moskow).

Moskow: Taman Krasnaya Presnya, di Kota Moskow, Rusia sementara berubah menjadi Indonesia. Di tempat ini Festival Indonesia diadakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow.
 
Mengambil tema tahun ini 'Visit Wonderful Indonesia: Explore our Regions', festival ini diikuti oleh berbagai bentuk kebudayaan bahkan makanan mewarnai festival.
 
"Tahun ini lebih dari 600 pengusaha UKM dari Indonesia turut serta. Diikuti juga oleh, 10 Kepala daerah, dua Gubernur termasuk (Gubernur) Sumatera Barat dan Gubernur Bangka Belitung, Wagub DKI dan selebihnya bupati, wali kota dan wakil wali kota," ujar Duta Besar RI untuk Rusia, M. Wahid Supriyadi, kepada Medcom.id, Jumat 3 Agustus 2018.
 
"Sepanjang penyelenggaraan Festival Indonesia oleh KBRI, semua pertunjukan budaya selalu full dari jam  12.00-21.00. Sementara kuliner habis rata-rata dalam 2 jam; workshop batik, wayang kulit; kelas Bahasa Indonesia; fashion show dan Wedding Ceremony (warga) ngantri," tutur Dubes Wahid.


Anak-anak berfoto dengan latar belakang Candi Borobudur (Foto: Dok.KBRI Moskow).
 
Adapun pelaksanaan dari Festival Indonesia dimulai pada 3 Agustus hingga 5 Agustus mendatang. Pelaksanaan di Taman Krasnaya Presnya tentunya sangat memuaskan warga Rusia, mengingat luas taman itu yang mencapai 16,5 hektar.
 
Melihat dari pelaksanaan festival pada dua tahun berturut-turut sebelumnya, ketertarikan warga pun sangat antusias.
 
"Luar biasa, tahun kedua Pemerintah Kota Moskow bantu promosi. Untuk tahun ini bahkan sewa taman digratiskan. Kalau dilihat dari pengunjungnya sangat fantastis. Target (pengunjung) tahun ini 120 ribu," tuturnya.
 

Warga Moskow mencari tahu tentang Indonesia (Foto: Dok.KBRI Moskow).


Festival Indonesia ini tidak melulu mengenai kebudayaan. Satu hari sebelum festival ini dimulai, diadakan pula Russia Indonesia Business Forum yang dihadiri 700 pengusaha kedua negara.
 
Pada forum ini, kepala-kepala daerah di Indonesia juga memaparkan potensi daerah masing-masing. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro turut hadir menawarkan potensi investasi di Tanah Air.
 
Dubes Wahid dalam Twitter KBRI Moskow menyebutkan hubungan dagang kedua negara bukan sebagai pesaing, tapi saling melengkapi, seperti minyak sawit Indonesia ke Rusia dan gandum Rusia ke Indonesia.  Forum bisnis itu juga diselenggarakan pada waktu tepat dan memiliki arti penting untuk memahami manfaat besar minyak sawit bagi Rusia.


(FJR)