Yunani Hancurkan 3.200 Bangunan usai Kebakaran Maut

Arpan Rahman    •    Rabu, 08 Aug 2018 19:06 WIB
kebakaran hutanyunani
Yunani Hancurkan 3.200 Bangunan usai Kebakaran Maut
Kebakaran hutan di Mati, Rafina, Yunani, 23 Juli 2018. (Foto: AFP)

Athena: Perdana Menteri Yunani Alexis Tsirpas mengumumkan bahwa ribuan bangunan ilegal akan dihancurkan. Pengumuman menyusul kebakaran hutan paling mematikan di negara tersebut.

PM Tsirpas menyebut 3.200 bangunan di wilayah Attica akan segera dihancurkan. Sebelumnya, otoritas Yunani mengatakan sejumlah bangunan tanpa izin telah menghambat upaya evakuasi dari daerah terdampak kebakaran besar di kota Mati bulan lalu. 

Kebakaran dahsyat tersebut menewaskan 91 orang.

"Apa pun yang menimbulkan bahaya akan diruntuhkan," kata Tsirpas. "Ini adalah tugas kita untuk menghormati korban tewas, tetapi lebih untuk orang yang masih hidup," tambah dia, seperti disitat dari UPI, Rabu 8 Agustus 2018.

Terdapat puluhan bangunan "afthereta" atau "tanpa izin" di Mati, yang memblokade akses evakuasi ke arah pantai saat kebakaran terjadi.

Sejumlah bangunan seperti ini awalnya dibangun tanpa izin dari pemerintah. Namun seiring berjalannya waktu, izin biasanya diberikan.

Belum ada jadwal pasti kapan proses penghancuran ini akan selesai.

"Konstruksi tanpa izin yang tidak terkendali ini mengancam kehidupan manusia dan tidak dapat lagi diterima," pungkas PM Tsipras.


(WIL)