Tersandung Jubahnya Sendiri, Matador Tewas Ditanduk Banteng

Arpan Rahman    •    Minggu, 18 Jun 2017 12:20 WIB
satwamatador
Tersandung Jubahnya Sendiri, Matador Tewas Ditanduk Banteng
Ivan Fandino dalam sebuah festival di Kolombia pada 2014. (Foto: Sky News

Metrotvnews.com, Mont de Marsan: Seorang matador Spanyol ternama akhirnya meninggal dunia setelah ditanduk banteng di sebuah arena di Prancis.

Ivan Fandino, 36 -- yang berkiprah sebagai matador profesional selama 12 tahun -- tampil di festival adu banteng Aire-sur-l'Adour di kota Mont de Marsan, dekat perbatasan Spanyol.

Seperti dikutip Sky News dari laporan EFE, Minggu 18 Juni 2017, petarung asal Basque itu tersungkur ke tanah akibat tersandung jubah yang digunakannya. Banteng itu menghantam bagian rusuk Fandino dalam kecepatan tinggi

Otoritas rumah sakit menolak berkomentar. Tapi sumber medis independen mengatakan bahwa Fandino sempat menderita dua serangan jantung di dalam ambulans, dan meninggal dunia kemudian di rumah sakit.

Fandino adalah matador kedua dari Spanyol yang tewas dalam arena dalam dua tahun terakhir.

Victor Barrio terbunuh setelah ditanduk banteng di depan ribuan penonton pada Juli tahun lalu. Insiden itu merupakan kali pertama sejak awal 1990-an.

Tradisi adu banteng sejak berabad-abad lalu masih tetap populer di Spanyol, dengan sekitar 1.800 pertunjukkan setahun di hadapan sekitar enam juta penonton yang memandang olahraga ini sebagai bagian tradisi dari budaya Spanyol.

Namun pihak berwenang mendapat tekanan dari sejumlah organisasi penyayang hewan untuk membatasi adu banteng.

Para aktivis memperbarui seruan untuk larangan total adu banteng setelah kematian Barrio, dengan mengatakan bahwa tradisi tersebut benar-benar kejam.


(WIL)

Lebih Berbahaya Bepergian ke Eropa Daripada ke Suriah

Lebih Berbahaya Bepergian ke Eropa Daripada ke Suriah

41 minutes Ago

Serangan teror yang semakin meningkat di Benua Eropa beberapa tahun terakhir menjadi kekhawatiran…

BERITA LAINNYA