Pendiri WikiLeaks Dibebaskan dari Kasus Pemerkosaan

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 20 May 2017 10:06 WIB
wikileaks
Pendiri WikiLeaks Dibebaskan dari Kasus Pemerkosaan
Julian Assange selama ini berlindung di Kedutaan Ekuador di Inggris (Foto: PA).

Metrotvnews.com, Stockholm: Tim Jaksa Swedia mengatakan bahwa telah membatalkan penyelidikan kasus pemerkosaan yang sudah berlangsung selama tujuh tahun ini terhadap Julian Assange, pria Australia pendiri WikiLeaks.
 
Seperti dilansir dari VOA Indonesia, Sabtu 20 Mei 2017, Hakim Ketua Marianne Ny pada Jumat 19 Mei memutuskan untuk menghentikan penyelidikan pendahuluan atas dugaan pemerkosaan terkait Julian Assange. 
 
Assange telah menjadi buronan atas tuduhan pemerkosaan di Swedia, namun telah diberi suaka oleh pemerintah Ekuador. Sejak 2012 dia sudah tinggal di kedutaan Ekuador di London untuk menghindari penangkapan dan ekstradisi.
 
Departemen Kehakiman AS telah menyelidiki Assange sejak 2010 ketika WikiLeaks menerbitkan ribuan dokumen keamanan AS yang dicuri.
 
Bulan lalu dalam sebuah pidato di Washington, Direktur CIA Mike Pompeo mengatakan WikiLeaks mengarahkan seorang analis intelijen Angkatan Darat AS pada tahun 2010 untuk memblokir "informasi rahasia tertentu" yang "sangat terfokus pada Amerika Serikat."
 
Badan intelijen AS mengatakan bahwa Rusia menggunakan WikiLeaks untuk menerbitkan sejumlah besar email mantan kandidat presiden Hillary Clinton menjelang pemilihan presiden tahun lalu.
 
Peretas yang bekerja untuk Rusia diyakini masuk ke dalam akun pejabat kampanye Clinton dan Komite Nasional Demokrat dan menerbitkan email-email mereka di WikiLeaks, kemungkinan dalam upaya untuk mengutak-atik hasil pemilihan tersebut. 



(FJR)