Kesaksian Wisatawan Menyaksikan Kengerian Kebakaran Hutan Prancis

Arpan Rahman    •    Rabu, 26 Jul 2017 18:12 WIB
kebakaran hutan
Kesaksian Wisatawan Menyaksikan Kengerian Kebakaran Hutan Prancis
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Paris: Sepuluh ribu orang terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat perkemahan semalaman. Relokasi itu akibat kebakaran hutan melanda sejumlah kawasan selatan Prancis.
 
Kebakaran hutan menghanguskan hamparan hutan di Prancis selatan dan di Pulau Corsica dalam tiga hari terakhir.
 
Sampai 4.000 petugas pemadam kebakaran dan tentara yang menggunakan pengebom air telah mencoba memadamkan api, sejak Senin 24 Juli. Sekitar 4.000 hektar lahan telah terbakar di sepanjang pantai Mediterania, di daerah pegunungan, dan Pulau Corsica.
 
Pada Rabu pagi 26 Juli, sebuah kebakaran baru yang besar berkecamuk di dekat Bormes-les-Mimosas, sebelah barat daya dari resor wisata populer Saint Tropez.
 
Pejabat pemadam kebakaran berkata: "Evakuasi, setidaknya 10.000 warga, menyusul besarnya kobaran api. Ini adalah area yang populasinya berlipat ganda di musim panas."
 
Para turis Inggris dalam perkemahan Camp du Domaine di Bormes-les-Mimosas, termasuk di antara orang-orang yang dievakuasi dalam semalam.
 
Lisa Minot, editor perjalanan Sun, mengatakan kepada Sky News bahwa wisatawan di 1.000 plot perkemahan terpaksa melarikan diri sesudah evakuasi dimulai sekitar pukul 02:00 dini hari.
 
"Kami bisa melihat api di belakang perkemahan dan kami disuruh evakuasi sampai ke pantai," katanya.
 
"Kamp yang saya kunjungi, Camp du Domaine, memiliki pantai pribadi sendiri dan kemudian orang menyusuri perbukitan," tukasnya.
 
"Semua orang disuruh mengungsi ke pantai dan mereka masih di sana. Petugas tidak mengizinkan kami kembali ke tenda," ucapnya seperti disitat Evening Standard, Rabu 26 Juli 2017.
 
"Ini benar-benar kacau, tidak ada kepastian atau hal lain, tidak ada yang memberitahu kita apa yang harus dilakukan," bubuhnya.
 
Sedikitnya 12 petugas pemadam kebakaran terluka dan 15 petugas polisi terkena asap sebab dihirup asap sejak Senin, kata beberapa pejabat.
 
Di Corsica, ratusan rumah telah dievakuasi.
 
Pada Selasa, Prancis meminta negara tetangga Uni Eropa supaya membantu memerangi kebakaran tersebut dan mengatakan bahwa situasinya tidak terkendali karena negara tersebut "tidak memiliki cukup sumber daya."



(FJR)