AS Tutup Misi Dagang Rusia, Moskow Protes Keras

Arpan Rahman    •    Senin, 04 Sep 2017 11:53 WIB
as-rusia
AS Tutup Misi Dagang Rusia, Moskow Protes Keras
Gedung misi perdagangan Rusia di AS. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Moskow: Agen federal Amerika Serikat (AS) memeriksa sebuah kantor misi perdagangan Rusia di Washington untuk memastikan penutupannya, Sabtu 2 September. Pemeriksaan memantik protes diplomatik keras dari Moskow.

AS dan Rusia berada dalam kungkungan pertikaian diplomatik. Kantor perwakilan dagang Negeri Beruang Merah menjadi bagian dari kompleks bangunan yang telah diperintahkan Washington agar ditutup.

Para pejabat Rusia yang diperingatkan dalam pemeriksaan tersebut dan -- menurut sebuah laporan di majalah Foreign Policy -- tersulut kemarahan. Mereka dilaporkan membakar sejumlah dokumen di fasilitas tersebut.

"Saat ini, personel Kedutaan Rusia, bersama pejabat Departemen Luar Negeri AS, menyetujui tiga properti di San Francisco, New York, dan Washington DC yang ditempati pemerintah Rusia harus ditutup," kata seorang pejabat Kemenlu AS, seperti dilansir AFP, Minggu 3 September 2017.

"Inspeksi ini dilakukan demi mengamankan dan melindungi fasilitas itu dan untuk mengkonfirmasi bahwa pemerintah Rusia telah mengosongkan tempat itu," katanya, menambahkan bahwa ketiga bangunan sekarang telah ditutup.

Pada Sabtu, agen federal AS tampak berseliweran dalam kompleks properti di Washington, yang berfungsi sebagai rumah dan kantor perwakilan dagang Rusia. Lokasi itu telah dimiliki oleh Moskow sejak era Soviet.

Balasan atas Langkah Rusia

Pejabat Kemenlu AS mengatakan Washington sudah sepenuhnya mematuhi tugasnya di bawah Konvensi Wina dalam memastikan keamanan misi asing. Namun di Moskow, Kementerian Luar Negeri Rusia sangat marah, bahkan sebelum pemeriksaan dimulai.

Kemenlu Rusia memanggil kepala misi AS Anthony Godfrey dan melayangkan sebuah "nota protes atas niat AS dalam melakukan penggeledahan."

Moskow memperingatkan penggeledahan "dapat dimanfaatkan dinas intelijen AS untuk melakukan provokasi anti-Rusia yang mengabaikan urusan kompromi."

Misi perdagangan Rusia di Washington merupakan satu dari tiga bangunan diplomatik Moskow -- termasuk konsulat di San Francisco dan sebuah kantor di New York. Pihak AS telah memerintahkan Moskow untuk mengosongkan semuanya pada Sabtu kemarin.

Penutupan dilakukan sebagai balasan atas langkah Rusia yang memangkas sejumlah staf diplomatik AS di Moskow pada akhir Juli lalu.



(WIL)

Etnis Rohingya Masih Diperlakukan tak Adil

Etnis Rohingya Masih Diperlakukan tak Adil

8 hours Ago

Jika Pemerintah Myanmar ternyata tidak konkret dalam menjalankan usulan Pemerintah Indonesia, pihaknya…

BERITA LAINNYA