Rusia Klaim Israel Lakukan Serangan yang Tewaskan 14 Warga Suriah

Fajar Nugraha    •    Senin, 09 Apr 2018 18:12 WIB
krisis suriahrusiakonflik suriah
Rusia Klaim Israel Lakukan Serangan yang Tewaskan 14 Warga Suriah
Jet tempur Israel diklaim lakukan serangan di pangkalan militer Suriah (Foto: AFP).

Damaskus: Serangan terhadap pangkalan udara militer Suriah Tiyas atau biasa disebut T-4, masih belum diketahui pelakunya.
 
Namun Suriah mengatakan Israel berada di balik serangan ini. Tuduhan serupa kemudian dilayangkan oleh Rusia.
 
(Baca: Pangkalan Militer Suriah Diserang, Korban Tewas Berjatuhan).
 
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa Israel yang melakukan serangan pada Senin 9 April 2018 tersebut. Adapun serangan terhadap T-4 dipicu dugaan serangan gas oleh pasukan Suriah terhadap warganya sendiri di Douma akhir pekan lalu.
 
"Dua pesawat tempur Israel F-15 melakukan serangan terhadap pangkalan T-4 dari wilayah Lebanon," pernyataan pihak Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip RIA Novosti, Senin 9 April 2018.
 
Pernyataan serupa juga dikeluarkan oleh Suriah sebelumnya. RIA Novosti menambahkan bahwa serangan itu menunjukkan tiga rudal mengenai target dan lima rudal lain berhasil ditembak jatuh.
 
Israel dan Rusia sudah mengkoordinir kekuatan militernya terhadap Suriah. Meskipuan Israel secara resmi bersikap netral atas konflik perang saudara di Suriah, mereka tetap melancarkan serangan ke target militer dan di saat bersamaan menolak bertanggung jawab atas serangan lain.
 
Adapun pangkalan militer yang diserang, terletak di antara Kota Homas dan Palmyra. Kota ini merupakan wilayah kunci bagi jet tempur Suriah dan Rusia yang beroperasi selama perang saudara.
 
Media Suriah sebelumnya berspekulasi bahwa serangan itu dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Prancis. Namun kedua negara itu membantah ada keterlibatan dalam penyerangan.
 
Peringatan dari AS
 
Usai dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan oleh Suriah, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan.
 
Trump memperingatkan Rusia, Iran dan Suriah bahwa ada mereka 'harus membayar mahal' atas dugaan serangan kimia itu. Trump melalui Twitter juga menyebut Presiden Assad seperti binatang.
 
(Baca: Serangan Kimia di Douma Suriah Tewaskan 40 Orang).
 
The Syrian Observatory for Human Rights menyebutkan bahwa gas beracun yang dimuat dalam bom barel, dijatuhkan dari helikopter di Douma pada Sabtu 7 April. 40 orang dilaporkan tewas dalam serang gas itu.
 
Aktivis memperlihatkan foto korban yang sebagian besar adalah anak-anak. Mereka ditemukan tewas dan terluka.
 
Sebagian dari foto korban menunjukkan adanya zat berwarna putih di tubuh. Selain itu tampak pula busa keluar dari mulut.
 
Sontak dunia pun mengecam serangan yang terjadi. Mulai dari AS, Prancis hingga PBB mengecaman tindakan dari Suriah ini.


(FJR)


62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

9 hours Ago

Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah menewaskan 62 anggota kelompok militan Al-Shabab…

BERITA LAINNYA