Solidaritas di Musim Kering, Fransiskus Matikan Air Mancur Vatikan

Willy Haryono    •    Selasa, 25 Jul 2017 16:41 WIB
paus fransiskusvatikan
Solidaritas di Musim Kering, Fransiskus Matikan Air Mancur Vatikan
Air mancur di Lapangan Santo Petrus membeku di musim dingin. (Foto: EPA)

Metrotvnews.com, Vatikan: Paus Fransiskus mematikan 100 air mancur di Vatikan, termasuk dua mahakarya Baroque di Lapangan Santo Petrus, Senin 24 Juli 2017. 

Keputusan diambil sebagai bentuk solidaritas terhadap Roma dan sekitarnya yang dilanda musim kering. 

Musim kering tahun ini terjadi di tengah minimnya curah hujan di Roma sejak dua tahun terakhir. Sejumlah air mancur dimatikan, dan otoritas lokal mempertimbangkan kebijakan penghematan. 

Lebih dari satu juta warga Roma harus rela menunggu giliaran jatah air dari pemerintah pada setiap harinya. Selain Roma, kota-kota lain di Eropa selatan juga mengalami kondisi serupa.

Juru bicara Vatikan Greg Burke menyebut keputusan mematikan air mancur ini adalah yang pertama dilakukan sepanjang sejarah. 

Dua air mancur ternama di Lapangan Santo Petrus, yang merupakan karya Carlo Maderno dan Gian Lorenzo Bernini, sekarang dalam kondisi kering kerontang. 

"Ini adalah cara Vatikan untuk menunjukkan solidaritas dengan Roma. Vatikan ingin membantu Roma keluar dari krisis ini," tutur Burke, seperti dilansir Guardian

Menurut data Sky Italia, Roma dilanda musim kering setelah kehilangan 72 persen curah hujan normal pada Juli. Bulan sebelumnya, angkanya 74 persen. 

Sepanjang Maret, April dan Mei, penurunan curah hujan di Roma mencapai 56 persen.

Memelihara planet Bumi dan sumber dayanya adalah hal penting bagi Paus Fransiskus, yang menyerukan para pemimpin negara dunia untuk melestarikan lingkungan hidup.

"Keputusan ini sejalan dengan cara berpikir Paus Fransiskus dalam ekologi: Anda tidak boleh membuang-buang (sumber daya), dan terkadang Anda harus bersedia berkorban," ungkap Burke.


(WIL)