Poroshenko Minta Trump Bantu Ukraina Hadapi Agresi Rusia

Willy Haryono    •    Rabu, 16 Nov 2016 13:13 WIB
pemilu as
Poroshenko Minta Trump Bantu Ukraina Hadapi Agresi Rusia
Presiden Ukraina Petro Poroshenko. (Foto: AFP/JONATHAN NACKSTRAND)

Metrotvnews.com, Kiev: Presiden Ukraina Petro Poroshenko meminta Donald Trump membantu negaranya menghadapi "agesi Rusia." Permintaan disampaikan Poroshenko via sambungan telepon dengan presiden terpilih Amerika Serikat (AS). 

Kemenangan mengejutkan Trump disambut kekhawatiran warga Ukraina, karena bintang acara televisi itu beberapa kali memuji Presiden Rusia Vladimir Putin. Ukraina juga khawatir karena Trump pernah mengisyaratkan AS mungkin saja menerima aneksasi Krimea oleh Rusia jika hal tersebut dapat memperkuat hubungan Washington-Moskow. 

Poroshenko mengucapkan selamat atas kemenangan Trump dan berharap "dapat bekerja bersama dengan pemerintahan baru untuk meningkatkan kemitraan strategis antara Ukraina dan AS." 

Menurut pernyataan resmi kantor kepresidenan Ukraina, seperti dikutip AFP, Selasa (15/11/2016), Poroshenko juga "menggarisbawahi pentingnya dukungan kuat dari Washington dalam perang melawan agresi Rusia dan implementasi dari sejumlah reformasi krusial" di Ukraina. 

Masih menurut Kiev, Poroshenko dan Trump sepakat menjadwalkan pertemuan bilateral di masa mendatang. 

Boneka Putin


Boneka bergambar mirip Putin, Clinton dan Trump. (Foto: AFP)

Hasil pilpres AS memicu kekhawatiran dan rasa takut di Ukraina, setelah Hillary Clinton berulang kali menuduh Trump sebagai "boneka" Putin. 

Pekan ini, Poroshenko berkata dirinya "tidak meragukan" bahwa Trump akan menolak mengakui aneksasi Krimea oleh Rusia. 

Putin dan Trump berbicara via telepon pada Senin 14 November untuk kali pertama sejak berakhir pilpres. Kedua sepakat menormalisasi hubungan AS dan Rusia. 

Sejak Krimea dianeksasi Rusia pada Maret 2014, hubungan Washington dan Moskow merosot tajam ke level terendah sejak Perang Dingin. AS menjatuhkan sejumlah sanksi ekonomi ke Rusia atas pencaplokan Krimea.

Rusia juga dituduh AS mendukung pemberontak pro Moskow di Ukraina bagian timur. Tuduhan tersebut selalu dibantah Kremlin.


(WIL)

OKI Didesak Turun Tangan Mengatasi Tragedi Al Aqsa

OKI Didesak Turun Tangan Mengatasi Tragedi Al Aqsa

5 hours Ago

OKI diharapkan aktif menghimpun kekuatan negara-negara lain di dunia untuk menghentikan tindakan…

BERITA LAINNYA