Menlu Korut Kunjungi Rusia Jelang Pertemuan Kim-Trump

Willy Haryono    •    Selasa, 10 Apr 2018 11:50 WIB
amerika serikatkorea utarakorsel-korut
Menlu Korut Kunjungi Rusia Jelang Pertemuan Kim-Trump
Menlu Korut Ri Yong-ho dalam kunjungan ke Swedia, 16 Maret 2018. (Foto: AFP/TT News Agency/VILHELM STOKSTAD)

Moskow: Menteri Luar Negeri Rusia Ri Yong-ho akan berdialog dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov di Moskow, Selasa 10 April 2018, seiring upaya Pyongyang memperbaiki hubungan dengan Negeri Beruang Merah.

Kunjungan Ri juga dilakukan menjelang rencana pertemuan historis antara pemimpin Korut dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang dijadwalkan berlangsung akhir Mei. 

"Sekarang waktunya (bagi Korut) meraup banyak dukungan, termasuk dari Rusia, untuk melindungi negara mereka," ujar Alexander Vorontsov, pakar kawasan Asia dari Institut Studi Oriental di Moskow, seperti disitat AFP.

Ri mengunjungi Beijing pekan lalu untuk berdialog dengan Menlu Tiongkok. Kunjungan dilakukan usai Kim Jong-un datang ke Bejing secara sembunyi-sembunyi bulan lalu.

Lavrov dan Ri akan mendiskusikan cara mengatasi ketegangan di Semenanjung Korea dan juga topik lainnya. Kemenlu Rusia mengapresiasi terjadinya "tren positif" belakangan ini di kawasan tersebut. 

Sebelum rencana bertemu Trump pada akhir Mei, Kim dilaporkan akan menghadiri konferensi tingkat tinggi bersama Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada 27 April mendatang. Pertemuan akan berlangsung di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan kedua Korea. 

Baca: Kim Jong-un Siap Diskusikan Denuklirisasi dengan AS

Sementara tanggal pasti dan tempat pertemuan Kim dengan Trump hingga saat ini belum diumumkan kedua pihak. 

Ketegangan di Semenanjung Korea mulai mencair selama ajang Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang. Kim Jong-un mengirim delegasi atlet dan juga adik perempuannya ke ajang olahraga tersebut.

 


(WIL)


Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

13 hours Ago

Sejumlah kebijakan Trump disindir Obama, yaitu kebijakan imigrasi dan mundurnya AS dari Kesepakatan…

BERITA LAINNYA