Serangan Bom Molotov di Restoran Paris, 12 Orang Terluka

Arpan Rahman    •    Senin, 12 Jun 2017 14:42 WIB
teror di prancis
Serangan Bom Molotov di Restoran Paris, 12 Orang Terluka
Foto dari video di YouTube memperlihatkan petugas gabungan berada di depan sebuah restoran di Paris yang terkena serangan bom molotov, 11 Juni 2017. (Foto: YouTube)

Metrotvnews.com, Paris: Dua belas orang, enam di antaranya polisi, terluka setelah bom molotov dilemparkan ke sebuah restoran di ibu kota Prancis. Tiga orang dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar serius. 

Serangan itu berawal dari Aubervilliers, sebuah komune di bagian utara Paris. Aksi terjadi sekitar pukul 8:30 malam waktu setempat, Minggu 11 Juni 2017, bertepatan hari pemilu parlemen di Prancis.

Enam petugas polisi mengalami luka bakar ringan saat mereka berupaya mengevakuasi bangunan. Lima puluh petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dengan 15 truk guna memadamkan api.

Sejumlah media melaporkan petugas menghentikan percobaan perampokan. Perampok diduga melemparkan bom ke restoran sambil mencoba melarikan diri.

Polisi belum dapat mengidentifikasi motif pasti dari kejadian, dan tidak jelas apakah tersangka sudah dibekuk atau belum.

"Restoran itu menjadi bagian dari bangunan berlantai lima," kata sumber layanan darurat. 

"Semua sedang dilakukan untuk mengatasi kebakaran, dan mencari korban lainnya," bubuhnya, seperti dilansir Press TV, Senin 12 Juni 2017

Prancis sudah menghabiskan 14 bulan di bawah keadaan darurat akibat serangkaian serangan teroris.

Presiden baru Prancis Emmanuel Macron hendak mengakhiri keadaan darurat. Namun ia akan menjadikan beberapa aturan di bawah keadaan darurat -- seperti pencarian properti tanpa surat perintah -- sebagai bagian dari sistem hukum biasa.


(WIL)

Lebih Berbahaya Bepergian ke Eropa Daripada ke Suriah

Lebih Berbahaya Bepergian ke Eropa Daripada ke Suriah

43 minutes Ago

Serangan teror yang semakin meningkat di Benua Eropa beberapa tahun terakhir menjadi kekhawatiran…

BERITA LAINNYA