Galang Dana untuk ISIS, Ulama Radikal Inggris Dipenjara

Sonya Michaella    •    Kamis, 08 Sep 2016 08:25 WIB
isis
Galang Dana untuk ISIS, Ulama Radikal Inggris Dipenjara
Ulama radikal dari Inggris, Anjem Choudary (Foto: BBC)

Metrotvnews.com, London: Seorang ulama radikal dari Inggris, Anjem Choudary, diganjar hukuman penjara lima setengah tahun karena menggalang dukungan untuk kelompok militan Islamic State (ISIS).

Pria berusia 49 tahun itu dinyatakan bersalah oleh pengadilan di London setelah mendukung salah satu kelompok yang berafiliasi kepada ISIS.

Seperti dilansir BBC, Kamis (8/9/2016), polisi mengatakan para pengikut Choudary melakukan serangan teror di Inggris maupun di luar negeri.

Hakim -yang menyebut Choudary sebagai penuh perhitungan dan berbahaya- menjatuhkan hukuman yang sama untuk orang kepercayaannya, Mohammed Mizanur.


Ia termasuk orang yang dianggap berbahaya di Inggris/BBC

Keduanya juga dijatuhi hukuman untuk memberi informasi selama 15 tahun, yang artinya harus memberi tahu polisi jika data tentang mereka berubah, seperti pindah alamat tempat tinggal.

Pengadilan mendengar keterangan bahwa Choudary dan Mizanur menggunakan pidato untuk menggalang dukungan kepada ISIS, yang menyatakan kekalifahan pada musim panas tahun 2014.

Unit kontraterorisme Inggris menghabiskan waktu 20 tahun untuk membawa Choudary ke pengadilan agar dia dan organisasinya dinyatakan terlarang, karena meradikalisasi kaum muda.

Ketika hakim menyampaikan hukuman, para pendukung Choudary berdiri di tempat pengunjung langsung berteriak.

Choudary kemudian tersenyum dan berjalan masuk ke selnya.


(FJR)