Petahana Pro Sayap Kanan Unggul di Pilpres Republik Ceko

Arpan Rahman    •    Minggu, 14 Jan 2018 14:11 WIB
republik ceko
Petahana Pro Sayap Kanan Unggul di Pilpres Republik Ceko
Presiden Republik Ceko Milos Zeman berbicara kepada awak media di Praha, 12 Januari 2018. (Foto: AFP/RESPEKT MAGAZINE/MATEJ STRANSKY)

Praha: Presiden Republik Ceko yang dikenal dekat dengan pemerintah Rusia, Milos Zeman, memenangkan putaran pertama pemilihan umum untuk mempertahankan jabatannya. Sabtu 13 Januari 2018.

Dia akan menghadapi tantangan berat dari rivalnya yang pro negara Barat, Jiri Drahos, dalam putaran berikutnya dua pekan mendatang.

Pilpres kali ini dinilai sebagai sebuah referendum bagi Zeman, 73, yang menjabat sejak 2013. Dia adalah satu dari beberapa tokoh Eropa yang mengkritik gelombang imigran dari negara-negara Muslim dan keputusan Jerman menerima banyak migran.

Sementara sebagian warga Ceko terpecah mengenai keimigrasian, kecenderungan Zeman ke kelompok sayap kanan dan hubungan hangatnya dengan Rusia serta Tiongkok telah mempertajam polaritas publik.

Melalui beberapa survei, sejumlah besar warga Ceko cenderung menyukai kandidat pro Barat seperti Drahos.

Presiden Republik Ceko memiliki kekuasaan eksekutif yang terbatas. Namun Zeman dan para pendahulunya memiliki pengaruh kuat dalam perdebatan di tengah publik. 

Dengan 98,9 persen total suara yang sudah dihitung, Zeman memimpin pilpres putaran pertama dengan 38,6 persen, sementara Drahos 26,6 persen.

Hal ini membuat putaran kedua perlu diadakan. Pertarungan yang lebih ketat diprediksi terjadi di putaran kedua.

Republik Ceko memiliki komunitas Muslim dalam jumlah kecil. Negara ini hanya menampung sedikit pengungsi dari jumlah ratusan ribu yang datang ke Eropa dalam beberapa tahun terakhir.



(WIL)