Wali Kota London Akui Aparat Memburu Pelaku Ledakan di Kereta

Fajar Nugraha    •    Jumat, 15 Sep 2017 19:55 WIB
ledakan london
Wali Kota London Akui Aparat Memburu Pelaku Ledakan di Kereta
Aparat keamanan memenuhi wilayah kejadian ledakan di Stasiun Parsons Green, London (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, London: Wali Kota London, Inggris Sadiq Khan mengakui bahwa saat ini tengah dilakukan pencarian terhadap pelaku peledakan di kereta bawah tanah di Stasiuna Parsons Green.
 
"Ada perburuan (terhadap pelaku peledakan) sedang berlangsung tetap di saat ini," ujar Wali Kota Khan kepada Radio BBC, seperti dikutip AFP, Jumat 15 September 2017.
 
 
Sebelumnya Asisten Komisioner Kepolisian Metropolitan London, Mark Rowley menolak berkomentar mengenai adanya seseorang yang sudah dalam tahanan.
 
Saat ini para detektif tengah menyelidiki rekaman CCTV dari jaringan kereta bawah tanah London. Mereka hendak mencari tahu siapa yang masuk ke dalam kereta dan membawa wadah putih berisi peledak.
 
Adapun penyelidikan ini dipimpin oleh tim antip-teror Scotland Yard dan melibatkan dinas intelijen MI5. Mereka ingin menangkap siapa yang terlibat dengan serangan itu.
 
Sementara bahan peledak yang berada di dalam kereta itu akan diperiksa oleh ahli forensik. Diharapkan pemeriksaan ini bisa memberikan petunjuk asal dan bahan kimia yang digunakan.
 
Penyelidikan juga akan mencari tahu mengapa bahan peledak ini tidak meledak secara sempura. Lebih lanjut, penyelidik bermaksud untuk mencari tahu di mana bahan dirakit dan dari mana material bisa diperoleh.
 
Korban luka
 
Hingga saat ini diketahui bahwa tidak ada korban tewas dalam ledakan tersebut. Namun dipastikan 22 orang menderita luka-luka.
 
 
Tim medis menyebutkan bahwa luka-luka yang diderita bukanlah luka mengancam nyawa. Sebagian besar korban menderita luka ringan.
 
Sementara Pemerintah Inggris menyebut insiden ini sebagai sebuah serangan teror.
 
Perdana Menteri Inggris Theresa May juga akan melakukan pertemuan darurat Cobra. May akan membahas apa yang sebenarnya terjadi dalam insiden tersebut.
 
Imbauan KBRI
 
Sehubungan dengan insiden ini, KBRI London mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di atau sedang melintasi kawasan Fulham, tempat stasiun tersebut berada, untuk berhati-hati.
 
 
"Ledakan Parsons Green dinyatakan sebagai serangan teroris. WNI di London diimbau untuk menghindari lokasi," sebut pernyataan resmi dari KBRI London, dikutip dari akun Twitter resmi KBRI, Jumat 15 September 2017.
 
Pukul 08.20 pagi waktu setempat, unit gawat darurat laporan bahwa ada kebakaran kecil di Stasiun Parsons Green, London Barat. Sampai saat ini, sejumlah ambulans yang membawa tim penyelamat sudah tiba di lokasi.
 
Demi mengamankan lokasi, petugas pemadam kebakaran London pun dikerahkan. Mereka membantu petugas polisi dan ambulans yang sudah tiba terlebih dahulu. 
 
Inggris telah dilanda empat serangan teror dalam tahun ini di mana total semua korban jiwa adalah 36 orang. Pada 2005 silam, sebuah bom juga meledak di dalam kereta bawah tanah London yang diklaim oleh ISIS dan menewaskan 52 orang.

 

 
(FJR)

Bersama Membantu Rohingya

Bersama Membantu Rohingya

1 hour Ago

AUNG San Suu Kyi oleh dunia internasional sesungguhnya dinilai memiliki semua prasyarat yang diperlukan…

BERITA LAINNYA