Tersangka Teror Paris Tolak Jawab Pertanyaan Hakim

Arpan Rahman    •    Selasa, 06 Feb 2018 14:49 WIB
terorismeteror di prancis
Tersangka Teror Paris Tolak Jawab Pertanyaan Hakim
Hakim ketua Marie-France Keutgen dalam persidangan Abdeslam di Brussels, Belgia, 5 Februari 2018. (Foto: AFP/EMMANUEL DUNAND)

Brussels: Satu-satunya tersangka yang masih hidup dalam serangan Paris 2015, Salah Abdeslam, menolak menjawab pertanyaan dalam persidangan di Brussels, Belgia, Senin 5 Februari 2018. Ia diadili setelah baku tembak berdarah melawan polisi yang berujung pada penangkapannya.

Pengamanan ketat diterapkan dalam persidangan Abdeslam, pria berusia 28 tahun. Ia dipindahkan dari sebuah penjara dekat ibu kota Prancis, Paris, dan tiba di Belgia dalam iring-irngan kendaraan polisi.

Menolak berbicara dengan penyidik ??sejak penangkapannya pada Maret 2016, Abdeslam tidak kooperatif. Ia menolak berdiri saat ditanya hakim.

"Saya tidak ingin menjawab pertanyaan apapun," ujar Abdeslam yang mengenakan pakaian lengan panjang, seperti dilansir AFP. Ia mengatakan itu saat hakim ketua, Marie-France Keutgen, memintanya mengonfirmasi identitas diri.

Baca: Tersangka Teror Paris Disidang di Belgia

Hakim mengatakan kepada pengadilan bahwa Abdeslam juga menolak difoto atau direkam selama proses persidangan selama empat hari di Brussels.

Warga negara Prancis keturunan Maroko yang lahir di Belgia itu menghadapi tuduhan percobaan pembunuhan terhadap polisi dan kepemilikan senjata terlarang dalam baku tembak di distrik Forest Brussels pada 15 Maret 2016.

Tiga polisi terluka dan seorang militan terbunuh dalam kontak senjata tersebut. Baku tembak terjadi empat bulan usai Abdeslam melarikan diri setelah teror di Paris. Abdeslam ditangkap tiga hari usai baku tembak.

Abdeslam dan pria yang ditangkap bersamanya, warga Tunisia Sofiane Ayari, 24, terancam hukuman 40 tahun penjara jika terbukti bersalah.


(WIL)