AS Peringatkan Rusia Terkait Krisis di Krimea

Fajar Nugraha    •    Selasa, 27 Nov 2018 06:26 WIB
Rusia-Ukraina
AS Peringatkan Rusia Terkait Krisis di Krimea
Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley peringatkan Rusia terkait krisis di Krimea. (Foto: AFP).

New York: Amerika Serikat (AS) memperingatkan Rusia terkait insiden penahanan kapal milik Ukraina di Laut Azov. Menurut Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley menilai tindakan Rusia seperti pelanggar hukum.

Baca juga: Rusia Tembak Kapal Perang Ukraina, Picu Krisis Terbaru.

Berbicara pada pertemuan darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), Senin 26 November atau Selasa 27 November waktu Indonesia, Haley menegaskan bahwa “Amerika Serikat akan menghargai hubungan normal dengan Rusia. Tetapi dengan tindakan seperti pelanggar hukum ini, membuat sulit terwujud”.

Ketegangan mereka setelah Angkatan Laut Rusia menaiki dan menyita tiga kapal Ukraina di perairan Krimea. Kapal-kapal itu dituduh masuk ke dalam perairan Rusia di Laut Azov.

Konfrontasi di laut ini memicu kekhawatiran terjadinya bentrok militer. Haley pun terkesan menyalahkan Rusia atas situasi yang berkembang saat ini.

“Penahanan (kapal) itu merupakan bentuk pelanggaran atas kedaulatan Ukraina. Ini merupakan bentuk eskalasi ceroboh dari Rusia,” ujat Haley, seperti dikutip AFP, Selasa, 27 November 2018.

Namun Haley tidak mengeluarkan ancaman sanksi kepada Rusia, justru mendesak Negeri Beruang Merah bisa melakukan de-eskalasi ketegangan di Krimia dengan Ukraina. Rusia sudah menganeksasi Krime dari Ukraina pada 2014 dan hal itu tidak pernah diakui dunia internasional.

Baca juga: Rusia Tuduh Ukraina Lakukan Manuver Berbahaya di Krimea.

Presiden AS Donald Trump sendiri sebelumnya tidak suka dengan perkembangan yang terjadi dan menyarankan pemerintahan di Eropa mengatasi krisis tersebut. “Kami tidak menyukai apa yang terjadi. Eropa juga tidak menyukai hal itu dan mereka bekerja sama atasi krisis ini,” tutur Trump.

Sedangkan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengecam sikap Rusia. Menurutnya, apa yang dilakukan Rusia adalah tindakan agresif dan mendesak Negeri Vladimir Putin itu mengembalikan kapal Ukraina dan membebaskan pelautnya.

Peringatan AS ini muncul di tengah rencana pertemuan Trump dan Putin. Pertemuan itu akan dilakukan di sela-sela pertemuan G20 di Argentina pekan ini.


(FJR)