Warga Demo Harga BBM, Presiden Prancis Masih Bungkam

Sonya Michaella    •    Selasa, 04 Dec 2018 09:10 WIB
prancis
Warga Demo Harga BBM, Presiden Prancis Masih Bungkam
Kerusuhan terkait naiknya harga BBM masih terjadi di Prancis. (Foto: AFP)

Paris: Presiden Prancis Emmanuel Macron masih bungkam terkait kerusuhan yang terjadi di Prancis. Dua pekan sudah bentrok akibat naiknya bahan bakar minyak terjadi.

Sejumlah serikat polisi telah menyerukan kepada pemerintah untuk segera menerapkan status darurat. Petugas menilai status diperlukan agar bentrokan tidak kembali terjadi Sabtu pekan mendatang.

Bentrokan di tengah demonstrasi ini menelan dua korban jiwa dan membuat ratusan lainnya terluka. Sebanyak 200 orang juga telah ditangkap di wilayah Paris karena dinilai sebagai provokator.

Dilansir dari AFP, Selasa 4 Desember 2018, sejak konferensi pers terakhirnya di KTT G20 di Buenos Aires, Macron belum berbicara secara terbuka soal bentrokan ini.

Sementara itu, Perdana Menteri Edouard Philippe direncanakan bertemu dengan para menteri dan juga pemimpin partai oposisi untuk membahas cara mengatasi ketegangan.

Dalam unjuk rasa terbaru pada Sabtu 1 Desember, kepolisian Paris menyebut jumlah pedemo mencapai 75 ribu orang di seantero Prancis. Mereka semua kompak mengenakan rompi berwarna kuning, yang merupakan benda wajib dibawa semua pengendara di Prancis.

Harga diesel, jenis BBM yang banyak digunakan di mobil-mobil Prancis, meningkat sekitar 23 persen dalam 12 bulan terakhir menjadi 1,51 euro atau setara Rp25 ribu per liter. AFP melaporkan itu merupakan titik tertinggi sejak awal 2000-an.



(DRI)