RI Terpilih Kembali dalam Governing Body ILO

Fajar Nugraha    •    Selasa, 13 Jun 2017 11:59 WIB
buruh
RI Terpilih Kembali dalam <i>Governing Body</i> ILO
GB ILO adalah badan yang memiliki peran sangat strategis di ILO (Foto: Watapi Jenewa).

Metrotvnews.com, Jenewa: Indonesia terpilih sebagai anggota Governing Body (GB) Organisasi Buruh Internasional (International Labour International/ILO) untuk periode tahun 2017-2020.
 
Dalam pemilihan yang berlangsung pada pertemuan ke-106 International Labour Conference (ILC), di Jenewa, Swiss Senin 13 Januari, Indonesia kembali terpilih menduduki posisi Deputy Member GB ILO setelah sebelumnya menduduki posisi yang sama untuk periode tahun 2014-2017.
 
"Terpilihnya kembali Pemerintah RI sebagai anggota GB ILO merupakan bukti pengakuan internasional atas peran dan kontribusi aktif Indonesia dalam upaya pencapaian kerja layak baik di tingkat nasional, regional, maupun global” demikian disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Hanif Dhakiri, di Jenewa, setelah pelaksanaan pemilihan anggota GB ILO.
 
"Menjadi anggota GB ILO, Indonesia dapat turut mendorong agar program-program ILO sejalan dengan kepentingan nasional. Di samping itu, Indonesia juga dapat menjembatani kepentingan negara-negara lain yang tidak menjadi anggota GB ILO," imbuh Hanif dalam keterangan tertulis Watapri Jenewa, yang diterima Metrotvnews.com, Selasa 13 Juni 2017.

Pentingnya keanggotaan ini dijelaskan oleh  Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa, Hasan Kleib. Menurutnya badan tersebut sangat strategis perannya.
 
"GB ILO adalah badan yang memiliki peran sangat strategis di ILO sehingga banyak negara yang berkompetisi untuk menjadi anggota GB. Sebagai anggota GB, Indonesia berkesempatan untuk mendorong isu-isu ketenagakerjaan yang menjadi kepentingan nasional dan negara-negara di kawasan," jelas Dubes Hasan Kleib.
 
Badan di dalam ILO ini merupakan badan eksekutif ILO yang memiliki tugas untuk memutuskan kebijakan, anggaran dan program-program ILO. Struktur ini juga memiliki tugas untuk memilih Dirjen ILO dan menentukan agenda pertemuan ILC.
 
Keanggotaan GB terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha dan pekerja. Anggota GB dari unsur pemerintah terdiri 56 negara yang meliputi Regular Member dan Deputy Member berdasarkan keterwakilan kawasan. 
 
Mewakili kawasan Asia-Pasifik, khususnya sub-kawasan Asia Tenggara, Indonesia, bersama dengan Brunei Darussalam dan Myanmar, terpilih sebagai Deputy Member, sementara Thailand sebagai Regular Member. 

(FJR)

Waspadai Infiltrasi Ideologi

Waspadai Infiltrasi Ideologi

3 hours Ago

Infiltrasi ideologi merupakan ancaman di balik cepatnya perkembangan teknologi. Namun pendekatan…

BERITA LAINNYA