UU Migran Jerman yang Baru Persulit Gerak Pengungsi

Sonya Michaella    •    Rabu, 12 Oct 2016 11:16 WIB
imigran gelap
UU Migran Jerman yang Baru Persulit Gerak Pengungsi
Imigran yang diselamatkan di Eropa (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Berlin: Rancangan undang-undang (RUU) baru mengenai migran akan dibuat Jerman. RUU itu disinyalir akan semakin mempersulit sejumlah pengungsi yang ingin hijrah ke Jerman.
 
Seperti dilansir Reuters, Rabu (12/10/2016), rancangan UU tersebut sedang disusun oleh Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas de Maiziere. Kabarnya, UU tersebut akan menetapkan aturan baru untuk mendeportasi pengungsi yang melanggar hukum di Jerman dan yang dinilai berbahaya bagi Jerman.
 
De Maiziere dan pejabat pemerintah konservatif lainnya mulai mendesak pemulangan lebih cepat bagi para pengungsi dan pencari suaka yang mayoritas berasal dari Timur Tengah.
 
Surat kabar Jerman, Die Welt juga memberitakan bahwa rancangan ini semakin diperkuat karena adanya ancaman teror yang dilakukan oleh pengungsi asal Suriah di Chemnitz, Jerman.
 
Setelah diperiksa secara intensif, pengungsi berusia 22 tahun tersebut mengatakan ia siap untuk melakukan serangan serupa dengan yang terjadi di Belgia dan Prancis.
 
Insiden tersebut jelas memicu kritik kepada Kanselir Jerman Angela Merkel yang menetapkan Jerman tetap terbuka untuk pengungsi asal Timur Tengah. Bahkan, sampai akhir tahun ini, ia menegaskan bahwa Jerman siap menerima 300.000 pengungsi lagi.
 
Sampai Agustus 2016, tercatat lebih dari 200.000 pengungsi yang berada di Jerman didesak untuk kembali ke negara asalnya dengan alasan keamanan. Sementara, 158.000 pengungsi lainnya diberikan keringanan untuk tinggal sementara di Jerman.
 
Selain itu, RUU ini kabarnya juga menetapkan adanya otoritas yang akan memberitahu para pengungsi untuk meninggalkan Jerman dalam batas 30 hari, sehingga mereka bisa mencari tempat lain.



(FJR)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

22 hours Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA