Tokoh Konservatif Menang Mudah di Pemilu Pendahuluan Prancis

Sonya Michaella    •    Senin, 28 Nov 2016 10:30 WIB
pemilu prancis
Tokoh Konservatif Menang Mudah di Pemilu Pendahuluan Prancis
Capres Prancis, Francois Fillon (Foto: BBC)

Metrotvnews.com, Paris: Tokoh konservatif Prancis, Francois Fillon telah ditetapkan menjadi calon presiden dalam gelaran pemilihan umum Prancis, tahun depan.

Fillon dengan mudah mengalahkan Wali Kota Bordeaux Alain Juppe di pemilu pendahuluan dengan mendapatkan sekitar 67 persen suara.

"Kemenangan adalah milikku. Ini adalah kemenangan substantif yang dibangun pada asas keyakinan. Warga Prancis mempunyai aset untuk menjadi modern, dan jadi bangsa yang berdaulat dalam memimpin Eropa," ucap Fillon, seperti dikutip CNN, Senin (28/11/2016).

Ia mengungkapkan dirinya bisa menghadapi pemimpin partai sayap kanan, Partai Front Nasional, yaitu Marine Le Pen di babak final pemilu tahun depan. Dalam pidatonya, ia pun sempat mengkritik presiden Prancis, Francois Hollande.

"Jabatan presiden saat ini sangat menyedihkan. Ini adalah waktu untuk mengakhirinya dan mulai bergerak maju untuk semua warga Prancis," tegasnya lagi.

Fillon adalah seorang konservatif sosial yang menekankan beberapa isu, di antaranya mengurangi imigrasi, menghapus kekayaan pajak, pemotongan belanja publik, serta investasi miliaran dalam keamanan, pertahanan dan keadilan.

Beberapa pakar menilai bahwa kemenangan Fillon di pemilu pendahuluan ini sangat mengejutkan, sama seperti menangnya Donald Trump di pemilu Amerika Serikat.

"Itu membuat Prancis menyadari apa yang warga sebenarnya inginkan, mereka bisa mendapatkannya jika mereka memobilisasi diri mereka sendiri," ucap salah orang pakar politik Prancis.

Sementara, dinilai kini Hollande sudah tak populer lagi di mata warga Prancis. Namun, tak dipungkiri, Hollande akan maju lagi mencalonkan diri sebagai presiden Prancis. Diperkirakan, Hollande akan mengumumkan keputusannya beberapa hari mendatang.


(WIL)