Kazakhstan Loloskan UU Media Kontroversial

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 29 Dec 2017 09:00 WIB
kebebasan perspers
Kazakhstan Loloskan UU Media Kontroversial
Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev. Foto: AFP/Stanislav Filippov

Astana: Kazakhstan meloloskan amandemen kontroversial terhadap undang-undang terkait media. Padahal mucul kekhawatiran bahwa undang-undang baru tersebut akan membatasi kebebasan berbicara di negara tersebut.

Presiden Nursultan Nazarbayev telah menandatangani amandemen undang-undang untuk memperbaiki undang-undang tentang masalah informasi dan komunikasi, kata kantornya dilansir dari AFP, Jumat 29 Desember 2017.

Di antara perubahan yang membuat wartawan dan aktivis hak-hak sipil khawatir adalah satu situs berita yang menuntut identifikasi pengguna yang memposting komentar berdasarkan artikel dan menyimpan datanya selama tiga bulan.

Amandemen kontroversial lainnya mewajibkan wartawan untuk menerima izin dari orang-orang yang disebutkan dalam artikel mereka untuk menerbitkan informasi yang dapat diklasifikasikan sebagai rahasia pribadi, keluarga, medis, perbankan, komersial dan lainnya yang dilindungi undang-undang.

Kelompok hak media Kazakhstan Adil Soz menyebut undang-undang baru untuk melindungi pejabat korup sehingga membuat media tidak berdaya melawan tuduhan tak berdasar.

Pemerintah Kazakhstan memiliki wartawan dan aktivis sipil yang terlibat dalam pembahasan undang-undang tersebut namun pada akhirnya mengabaikan keberatan utama. Undang-undang tersebut sebelumnya meluncur melalui parlemen Kazakhstan.

Nazarbayev telah memerintah Kazakhstan dengan sangat sedikit oposisi sejak sebelum kemerdekaan dari Uni Soviet pada tahun 1991.


(DMR)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

20 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA