Kebakaran Hutan di Prancis Selatan Mulai Terkendali

Arpan Rahman    •    Kamis, 27 Jul 2017 17:37 WIB
kebakaran hutan
Kebakaran Hutan di Prancis Selatan Mulai Terkendali
Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto: Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Paris: Kebakaran besar yang memaksa evakuasi massal penduduk dan turis di Prancis bagian selatan, sebagian besar sudah terkendali, kata dinas pemadam kebakaran setempat. 

Kendati begitu, mereka mengingatkan bahwa kebakaran baru masih bermunculan di beberapa titik.

Di desa Bormes-les-Mimosas, terletak dekat pantai yang populer dengan turis di Cote d'Azur, "api tidak sepenuhnya terkendali tapi kami mengontrol penyebarannya," kata Letnan Kol Michael Bernier, petugas pertahanan sipil, yang memimpin operasi darurat di sana.

"Perkembangannya mulai positif, namun ada beberapa kebakaran baru karena embusan angin," katanya seperti dinukil The Guardian, Kamis 27 Juli 2017.

Di wilayah terdekat, Bouches-du-Rhone, tiga kebakaran besar yang melalap lahan seluas ribuan kilometer per segi telah dijinakkan hari ini. Tapi pihak berwenang masih waspada, karena kemungkinan api bisa kembali menyala di tengah kondisi panas dan kering.

"Dalam kondisi kering seperti itu, kami benar-benar takut kebakaran bisa terjadi lagi," kata seorang pemadam kebakaran.

Sekitar 10.000 turis dan penduduk terpaksa melarikan diri ke tempat penampungan darurat pada Selasa kemarin karena kebakaran menyapu lokasi perkemahan. Beberapa wisatawan berlindung di pantai.

Kebakaran Portugal

Perdana Menteri Prancis, Edouard Philippe, mengunjungi sebuah pusat akomodasi bagi pengungsi di Bormes-les-Mimosas tadi malam.

Lebih dari 6.000 petugas pemadam kebakaran, pasukan dan pejabat keamanan sipil, terlibat dalam upaya memadamkan api di Prancis Selatan. Pemadaman didukung 19 pesawat yang menjatuhkan bom air di atas pohon dan semak belukar yang berkobar.

Lebih dari 7.000 hektare vegetasi telah dibakar di Prancis selatan hingga sejauh ini.

Kebakaran hutan juga mengamuk pada Kamis pagi di Portugal, yang memutus beberapa ruas jalan di pusat negara tersebut. Kebakaran juga memaksa ribuan orang melarikan diri. Peristiwa terbaru terjadi hanya sebulan, usai kebakaran mematikan menewaskan lebih dari 60 orang.

Kobaran api terbesar terjadi di Serta, di kawasan Castelo Branco, di mana lebih dari seperempat pemadam kebakaran Portugal berusaha menghentikan Si Jago Merah.



(WIL)