Bakal Serang Prancis Pekan Depan, Polisi Tangkap Lima Tersangka

Sonya Michaella    •    Senin, 28 Nov 2016 09:40 WIB
teror di prancis
Bakal Serang Prancis Pekan Depan, Polisi Tangkap Lima Tersangka
Keamanan Prancis diperketat menyusul banyaknya ancaman teror (Foto: BBC)

Metrotvnews.com, Paris: Sebanyak lima orang ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Prancis atas dugaan perencanaan serangan teror.

"Mereka digerebek saat sedang merencanakan serangan teror Kamis pekan depan di jantung kota Paris," ucap kepala jaksa Paris, Francois Molins, seperti dikutip BBC, Senin (28/11/2016).

Ia mengatakan bahwa para tersangka terbukti akan merencanakan serangan terlihat dari pesan yang diterima di telepon seluler salah satu tersangka.

"Mereka mendapat pesan dari salah satu komandan kelompok militan Islamic State (ISIS)," lanjutnya.

Penggerebekan dilakukan di Strasbourg dan Marseille. Ditemukan bersama para tersangka yaitu senjata otomatis dengan model terbaru.

Sementara, target serangan adalah jantung ibu kota Paris, pengadilan hukum Paris, pasar di Champs-Elysees dan Disneyland Paris.

Empat yang ditangkap di Strasbourg diketahui adalah warga negara Prancis asal Afrika Utara. Dua dari mereka terbukti telah melakukan perjalanan ke Suriah, tahun lalu.

Sedangkan satu tersangka adalah pria asal Maroko yang ditangkap di Marseille. Belum diketahui apakah pria Maroko ini mengenal empat tersangka lainnya, namun dinyatakan ia menerima pesan yang sama.

Menurut jaksa, kelompok itu berada di bawah pengawasan polisi selama beberapa bulan. Jaksa pun mengapresiasi gerak cepat polisi untuk mencegah terjadinya serangan lagi di Prancis.

Saat ini, Prancis pun masih di bawah keadaan darurat menyusul terjadinya serangan di Paris pada November 2015 yang menewaskan 130 orang.

 


(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA