Mayat Imigran Ditemukan Membeku di Perbatasan Turki

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 04 Dec 2018 20:03 WIB
turki
Mayat Imigran Ditemukan Membeku di Perbatasan Turki
Ilustrasi mayat (Foto:Medcom.id/Rakhmat Riyandi)

Ankara: Sebanyak tiga mayat ditemukan membeku di perbatasan Turki secara terpisah. Diduga mayat-mayat tersebut milik para imigran gelap.

"Kami menemukan mayat tiga orang yang dianggap imigran gelap di desa-desa perbatasan di provinsi Edirne, barat laut Turki," kata petugas keamanan setempat, dilansir dari laman Anadolu Agency, Selasa 4 Desember 2018.

Mereka mengatakan, jenazah seorang imigran, diduga dari Afghanistan, ditemukan di desa Serem. Sementara dua mayat lainnya di desa Akcadam dan Adasarhanli.

Semua jenazah sudah membeku dan sudah dikirim ke Lembaga Obat dan Forensi Istanbul, untuk menentukan penyebab kematian.

Afghan Jamalvddin Malangi, 29, mengatakan dia tahu salah satu migran mati kedinginan. Dia mengatakan para imigran tersebut menyeberang ke Yunani

"Namun mereka dikirim kembali oleh tentara Yunani," serunya.

Dia menceritakan bagaimana para imigran menyeberangi Sungai Meric. "Padahal kami sempat mengetuk pintu desa di Yunani. Selama waktu itu, polisi Yunani datang dan menangkap kami. Pertama mereka membawa kami ke kantor polisi dan kemudian ke tepi sungai. Mereka menyuruh kami naik ke kapal dan mengirim kami kembali ke Turki," ceritanya.

Setelah melarikan diri dari kesulitan di Afghanistan, Malangi menyebut penganiayaan yang mereka hadapi 'menyedihkan'. Dia menambahkan tentara Yunani tak memiliki belas kasihan. Meski demikian, dia memuji sikap tentara Turki.

Turki telah menjadi rute utama bagi para pengungsi yang mencoba menyeberang ke Eropa sejak awal perang sipil di Suriah. Wilayah ini memiliki batas langsung dengan Benua Biru tersebut.


(WAH)