Jelang Demo Besar Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Sonya Michaella    •    Jumat, 07 Dec 2018 09:15 WIB
prancis
Jelang Demo Besar Prancis, Menara Eiffel Ditutup
Menara Eiffel. (Foto: AFP)

Paris: Pemerintah Prancis memutuskan untuk menutup Menara Eiffel sementara waktu menjelang demonstrasi besar terkait kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang akan berlangsung besok, Sabtu 8 Desember 2018.

Para pengunjuk rasa yang menyebut diri mereka Rompi Kuning akan menggelar aksi kesekian kalinya di pekan keempat kericuhan yang terjadi di Kota Mode ini.

Dilansir dari BBC, Jumat 7 Desember 2018, tak hanya Menara Eiffel, sejumlah tempat wisata dan museum juga akan ditutup sementara, seperti Museum Louvre, sejumlah gedung opera dan Kompleks Grand Palais. 

Selain itu, polisi juga meminta toko-toko dan restoran untuk tutup pada Sabtu besok, khususnya yang berlokasi di Paris Champs-Elysees. Serangkaian pertandingan sepak bola juga terpaksa ditunda. 

Baca: Trump Sebarkan Klaim Palsu Terkait Demo Paris

Pemerintah juga akan meningkatkan keamanan di tempat-tempat wisata mengingat Acr de Triomphe rusak akibat ricuh pekan lalu. 

Meski pemerintah telah memutuskan tidak menaikkan harga BBM, kemarahan para pengunjuk rasa tetap tidak bisa dibendung. Gerakan Rompi Kuning ini mengeluarkan lebih dari 40 tuntutan kepada pemerintah.

Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe mengumumkan penundaan rencana penaikan pajak BBM dan tarif dasar listrik dalam sebuah pidato di televisi, Selasa 4 Desember 2018. Penundaan dilakukan demi meredam demonstrasi yang diwarnai bentrok dan vandalisme di banyak kota di Prancis, terutama Paris.

Harga diesel, jenis BBM yang banyak digunakan di mobil-mobil Prancis, meningkat sekitar 23 persen dalam 12 bulan terakhir menjadi 1,51 euro atau setara Rp25 ribu per liter. AFP melaporkan itu merupakan titik tertinggi sejak awal 2000-an.



(FJR)