Berperang di Suriah, Warga Inggris Dijerat Pasal Terorisme

Arpan Rahman    •    Sabtu, 17 Feb 2018 17:55 WIB
terorismeisis
Berperang di Suriah, Warga Inggris Dijerat Pasal Terorisme
Aidan James pernah berkata di ruang publik ingin berperang bersama YPG di Suriah. (Foto: Facebook)

London: Aidan James, 27, dituntut tiga pasal dalam undang-undang anti-teror di Inggris setelah bertempur bersama Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di Suriah.

James mengaku bergabung dengan YPG untuk memerangi kelompok militan Islamic State (ISIS). Lelaki berusia 27 tahun, asal Formby di Merseyside, itu ditangkap di Bandara Liverpool pada 14 Februari.

Dilansir Sky News, Sabtu 17 Februari 2018, James sebelumnya berbicara di ruang publik mengenai keinginannya bertempur bersama YPG dalam melawan ISIS.

Kepolisian Greater Manchester menjerat James dengan pasal persiapan aksi teror dan ikut serta dalam pelatihan bersama para teroris.

Dia dijadwalkan hadir di Pengadilan Westminster Magistrat pekan ini. 

Sebelumnya, Inggris menjadi sorotan usai dua militan ISIS 'Beatles' ditangkap dan hendak diadili. London menolak proses peradilan di Inggris, dengan mengatakan telah mencabut kewarganegaraan keduanya. 

Kedua militan, Alexanda Kotey dan El Shafee Elsheikh, ditangkap oleh pasukan Kurdi Suriah di Suriah. 

Mereka disebut 'Beatles' karena memiliki logat Inggris yang kental.

Kotey dan Elsheikh adalah dua dari empat anggota ISIS asal Inggris yang dikenal sebagai "the Beatles." Keempat mendapat julukan itu karena memiliki akses Inggris yang kental.

Keempatnya menjadi terkenal karena pernah mengeksekusi beberapa sandera ISIS.


(WIL)