Imigran Suriah Tersangka Teror di Jerman Bunuh Diri

Arpan Rahman    •    Kamis, 13 Oct 2016 14:28 WIB
terorisme
Imigran Suriah Tersangka Teror di Jerman Bunuh Diri
Jaber al-Bakr, imigran Suriah yang diyakini merencanakan aksi teror di Jerman. (Foto: AFP/GETTY IMAGES)

Metrotvnews.com, Leipzig: Imigran asal Suriah yang diduga merencanakan serangan bom di sebuah bandara Jerman melakukan aksi bunuh diri. 

Menurut sumber di Kementerian Kehakiman negara bagian Saxony, seperti dikutip BBC, Kamis (13/10/2016), Jaber al-Bakr ditemukan tewas di sel penjara di Leipzig.

Jaber diserahkan ke polisi pada Senin 10 Oktober oleh tiga pengungsi Suriah setelah sempat melarikan diri selama dua hari. Polisi Jerman telah mengawasi Jaber selama berbulan-bulan, tapi gagal menangkapnya ketika menggerebek tempat persembunyian pada 8 Oktober.

Sejak penangkapannya, Jaber mogok makan dan berada di bawah pengawasan ketat sepanjang hari. Ia datang ke Jerman setelah mendapat izin suaka tahun lalu.


Jaber al-Bakr diawasi ketat sepanjang hari di penjara Leipzig. (Foto: EPA)

Intelijen Jerman menerima laporan pekan kemarin bahwa Jaber mungkin tengah merencanakan serangan teror. Informasi pun segera disampaikan ke Kepolisian negara bagian timur Saxony. Jaber diduga menggunakan internet untuk mendapatkan petunjuk membuat bom dan telah memiliki bahan-bahan yang dibutuhkan.

Wartawan BBC Damien McGuinness di Berlin mengatakan, kematian Jaber menyulitkan upaya polisi menemukan informasi konkret tentang detail rencana aksi terornya. 

Ketika polisi menggerebek flat Jaber di timur kota Chemnitz, mereka menemukan 1,5 kilogram TATP, sebuah peledak buatan yang digunakan dalam serangan jihad mematikan di Paris dan Brussels. "Bahan peledak yang sangat berbahaya", kata polisi.

Namun Jaber berhasil lolos dalam penggerebekan dan pergi ke kota Leipzig. Di sana, ia minta bantuan beberapa warga Suriah.


Warga melihat flat tempat Jaber al-Bakr tinggal di Chemnitz. (Foto: EPA)

Tiga warga Suriah mengatakan kepada polisi mereka telah mendengar tentang operasi pengejaran polisi. Mereka pun menahan Jaber dan menyerahkannya ke polisi.

Setelah Jaber ditangkap, otoritas Jerman diminta mengapresiasi kerja sama ketiga warga Suriah tersebut. Koran Bild menyebut mereka sebagai "pahlawan Suriah dari Leipzig".

Pihak berwenang di Jerman meyakini Jaber memiliki hubungan dengan kelompok militan Islamic State (ISIS).


(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA