Din Syamsuddin Sampaikan Pesan Perdamaian di Hadapan Paus Fransiskus

Putra Nababan    •    Jumat, 23 Sep 2016 16:32 WIB
indonesia-vatikan
Din Syamsuddin Sampaikan Pesan Perdamaian di Hadapan Paus Fransiskus
Din Syamsuddin berbicara di hadapan para pemimpin agama dunia (Foto: MTVN)

Metrotvnews.com, Vatikan: Ketua Dewan Pertimbangan MUI dan mantan Ketum PP Muhammadiyah Prof. Din Syamsuddin berpidato mewakili Delegasi Muslim pada Dialogue on Religion and Culture, di Assisi, Italia. Dialog diprakarsai Komunitas Santa Egido, ormas orang awam Katolik sedunia. 

Paus Fransiskus juga hadir untuk menyambut ratusan tokoh dari berbagai agama dunia. Mereka yang hadir termasuk Wakil Syekh Al-Azhar, Sekjen Dewan Gereja Sedunia, dan patriarki gereja-gereja Ortodoks Kristen, serta tokoh-tokoh Budha, Hindu, dan lain-lain. Din Syamsuddin dipilih mewakili Delagasi Muslim untuk berpidato menyampaikan pesan Islam.  Pada kesempatan sama, Paus Fransiskus berkenan menerima beberapa tokoh berbagai agama, Din Syamsuddin dipilih mewakili Islam. Pada pertemuan yang bersifat tertutup selama lima menit itu Din Syamsuddin menyampaikan harapan harmoni umat Katolik dan umat Islam. Paus Fransiskus meminta Din Syamsuddin untuk saling mendoakan.


Din Syamssudin bersama Paus Fransiskus (Foto: MTVN)


Din Syamsuddin mendapat giliran kedua setelah tokoh gereja Kristen Ortodoks. Di hadapan Paus Fransiskus dan ribuan hadirin, Din memberi sambutan tentang pesan Islam untuk perdamaian dunia.

"Bahwa Islam adalah agama perdamaian, dan misi kerasulan Muhammad SAW adalah menyebarkan perdamaian dan kasih sayang," ucap Din Syamsudin dalam sambutannya, di Vatikan, Selasa (20/9/2016).

"Umat berbagai agama harus bersatu padu, bahu membahu menanggulangi peradaban dunia yang rusak parah. Ini adalah tanggung jawab keagamaan yang sejatinya adalah untuk umat manusia dan kemanusiaan," imbuh Din.


Din bersama pemimpin agama lainnya (Foto: MTVN)

Selain itu, Din juga menegaskan bahwa tidak ada akar dalam agama-agama, termasuk Islam, bagi kekerasan. Maka umat berbagai agama harus meniadakan segala bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik, kekerasan verbal seperti sikap fobia terhadap pihak lain, kekerasan modal, maupun kekerasan negara.

Mengutip sebuah ayat dari Alquran, Din mengajak umat berbagai agama, khususnya umat Yahudi dan umat Kristiani, untuk "berpegang teguh kepada landasan tunggal yang sama (kalimatun sawa') yakni dengan mengabdi kepada hanya Tuhan Yang Maha Esa dan bekerja sama untuk kemaslahatan dunia".

Banyak pihak yang menilai positif pidato dari Din Syamsuddin ini. Paus Fransiskus pun menyampaikan terima kasih kepada Din sambil berjabat tangan.



(FJR)

JK Kritisi PBB di Sidang Umum ke-71 PBB

JK Kritisi PBB di Sidang Umum ke-71 PBB

9 hours Ago

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan sejumlah kritik terhadap PBB termasuk saran untuk mereformasi…

BERITA LAINNYA