Krisis Ayam di Inggris, Ratusan Gerai KFC Tutup

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 20 Feb 2018 13:22 WIB
dunia unikekonomi inggris
Krisis Ayam di Inggris, Ratusan Gerai KFC Tutup
Ratusan gerai KFC di Inggris tutup karena krisis ayam. (Foto: AFP).

London: Restoran cepat saji Ketucky Fried Chicken (KFC) menutup lebih dari setengah gerainya di Inggris. Krisis ayam menjadi penyebab tutupnya gerai cepat saji tersebut.

"Tim kami bekerja maksimal sepanjang waktu untuk dapat menyelesaikan pesanan. Kami terus bekerja agar pasokan ayam kembali banyak. Namun, terlalu dini untuk dapat memutuskan kapan pasokan kami bisa kembali normal seperti semula," kata juru bicara KFC, seperti dilansir dari BBC, Selasa 20 Februari 2018.

Pekan lalu, gerai waralaba ayam goreng ini mengalihkan kontrak pengiriman ke DHL. Pihak DHL menyalahkan masalah operasional yang menyebabkan gangguan pasokan bagi KFC.

"Karena masalah operasional, sejumlah pengiriman dalam beberapa hari terakhir tidak lengkap atau tertunda. Kami bekerja sama dengan mitra kami, KFC dan QSL, untuk memperbaiki situasi sebagai prioritas dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata DHL.

Juru bicara KFC mengatakan tidak jelas kapan masalah pengiriman akan diperbaiki. Akibatnya, ribuan pekerjanya terpaksa dirumahkan.

Meski demikian, KFC telah memberitahu para pelanggan mereka bahwa masih ada beberapa gerai yang buka.

Hingga Selasa lalu, ayam KFC dikirim oleh kelompok distribusi Bidvest Afrika Selatan. Mereka mengaku sebagai pemasok terkemuka untuk solusi logistik dan memasok ayam ke sektor perhotelan dan restoran Inggris.

Tapi setelah terjadi perubahan dalam kontrak, banyak gerai makanan raksasa mulai kehabisan stok ayam.

Diketahui ada sekitar 900 gerai KFC di Inggris, namun 80 persen di antaranya ditutup.


(FJR)