Dua Kubu Suriah Sepakat Diskusikan Konstitusi Negara

Willy Haryono    •    Jumat, 19 May 2017 10:58 WIB
krisis suriah
Dua Kubu Suriah Sepakat Diskusikan Konstitusi Negara
Negosiasi damai putaran keenam krisis Suriah di Jenewa, Swiss, 16 Mei 2017. (Foto: AFP/SALVATORE DI NOLFI)

Metrotvnews.com, Jenewa: Disebut-sebut sebagai hasil konkret pertama dalam dialog pekan ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan dua kubu bertikai di Suriah sepakat membentuk komite pakar untuk mendiskusikan "masalah konstitusi."

Perwakilan pemerintahan Suriah dan oposisi yang diwakili Komite Negosiasi Tinggi (HNC) berada di Swiss untuk negosiasi damai putaran keenam yang dimediasi PBB. Namun sejauh ini, belum terlihat ada kemajuan signifikan. 

Kamis 18 Mei 2017, mediator PBB Staffan de Mistura mengumumkan adanya kemajuan nyata: serangkaian pertemuan terpisah antara delegasi pemerintah Suriah dengan HNC dalam diskusi "masalah hukum dan konstitusi."

Konstitusi baru bagi Suriah adalah satu dari empat topik terpisah dari agenda negosiasi damai. Topik lainnya adalah pemerintahan, pemilihan umum dan memerangi terorisme. 

Kepala delegasi pemerintah Suriah Bashar al-Jaafari mengatakan timnya belum mendiskusikan topik apapun sejauh ini. 

Berbicara kepada awak media beberapa saat sebelum pengumuman PBB, Jaafari tidak yakin sekelompok pakar dapat mendorong kehadiran konstitusi baru bagi Suriah.

"Aktivitas para pakar ini tidak ada hubungannya dengan konstitusi. Mereka tidak akan dapat membuat keputusan," ungkap Jaafari, seperti disitat AFP.

Sebelumnya Jaafari pernah mendeskripsikan rencana PBB sebagai sesuatu yang "terlalu ambisius."

Negosiasi damai di Swiss, yang dimulai sejak Selasa, berisiko dibayang-bayangi dialog paralel di Astana, Kazakhstan. Sejumlah pengamat menilai de Mistura berusaha menyamai momentum dialog krisis Suriah di Astana. 

Selama ini, oposisi terus mendesak agar Presiden Suriah Bashar al-Assad mundur sebagai bagian dari proses transisi politik. Pemerintah Suriah menegaskan syarat tersebut tidak dapat diterima. 



(WIL)