Gelombang Lucifer Landa Eropa, Suhu Capai 44 Derajat Celcius

Sonya Michaella    •    Senin, 07 Aug 2017 10:06 WIB
eropagelombang panas
Gelombang Lucifer Landa Eropa, Suhu Capai 44 Derajat Celcius
Kebakaran hutan di Albania yang disebabkan gelombang panas Lucifer. (Foto: The Sun)

Metrotvnews.com, Roma: Kawasan Benua Eropa kini sedang 'memanas'. Hal ini diakibatkan munculnya gelombang panas terparah yang dijuluki 'Lucifer'.

Gelombang panas terparah ini muncul lagi setelah lebih dari satu dekade terakhir dan melanda Eropa dengan suhu mencapai 44 derajat Celcius.

Dikutip New York Times, Senin 7 Agustus 2017, Italia dan kawasan Balkan adalah dua daerah yang paling terkena dampak gelombang Lucifer.

Pemerintah Italia pun mengimbau penduduknya tetap berada di dalam ruangan dan meminum air dalam jumlah banyak.

Di Sardinia, pulau teritori Italia di Laut Mediterania, temperatur mencapai 44 derajat celsius. Di Roma, suhu mencapai 43 derajat Celcius, sedangkan warga di Sisilia mengalami suhu 42 C.

Pemerintah Italia mengimbau penduduk tetap di dalam ruangan dan minum air dalam jumlah banyak

Setidaknya, lima orang telah dinyatakan tewas akibat gelombang panas ini. Sejumlah orang juga telah dibawa ke rumah sakit. 

Gelombang Lucifer juga  mengakibatkan kebakaran hutan di Albania. Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk memadamkan api. Bahkan, Pemerintah Albania telah meminta bantuan darurat Uni Eropa untuk mencegah kebakaran hutan dekat Tirana.

Diperkirakan, gelombang panas Lucifer masih akan menghantui Eropa dalam beberapa hari mendatang. Pemerintah negara-negara Eropa mengimbau penduduk, dan terutama turis untuk mendinginkan tubuh di pancuran umum dan mengenakan payung ketika sedang berada di luar ruangan.

 


(WIL)