Ultah ke-40 ASEAN-Uni Eropa, Kerja Sama Ekonomi Jadi Fokus Utama

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 13 Sep 2017 09:50 WIB
asean-uni eropa
Ultah ke-40 ASEAN-Uni Eropa, Kerja Sama Ekonomi Jadi Fokus Utama
Duta Besar Uni Eropa untuk ASEAN Francisco Fontan (Foto: Marcheilla Ariesta/Metrotvnews.com).

Metrotvnews, Jakarta: Hubungan kerja sama ASEAN dan Uni Eropa sudah memasuki usia ke-40. Di usia yang semakin matang ini, hubungan kedua wilayah juga semakin kuat, terlebih di bidang ekonomi.
 
Duta Besar Uni Eropa untuk ASEAN Francisco Fontan menuturkan banyak isu yang sebenarnya menjadi perhatian Uni Eropa ke ASEAN. Namun, yang paling menarik adalah bidang investasi.
 
Alasannya karena perkembangan ekonomi di kawasan Asia Tenggara melesat sangat cepat. Hal ini yang dipandang menarik bagi Uni Eropa, sebagai organisasi kawasan dengan investasi terbesar di dunia.
 
"Uni Eropa memiliki perhatian sangat besar terhadap perkembangan kawasan, kemakmuran dan stabilitas yang dimiliki ASEAN," ucapnya saat ditemui di acara Konser 40 Tahun Uni Eropa-ASEAN di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa 12 September 2017.
 
Uni Eropa sejauh ini, kata Francisco, sudah melakukan perbincangan khusus dengan masing-masing negara anggota ASEAN untuk bekerja sama mengembangkan kawasan ini. "Bersama kita bisa semakin kuat memajukan kawasan ini," imbuhnya.
 
Untuk semakin mempererat hubungan Uni Eropa-ASEAN, kerja sama kedua organisasi kawasan ini merambah ke bidang politik, sosial dan budaya. Tak ketinggalan, pendidikan menjadi salah satu perhatian Uni Eropa juga.
 
Karenanya, Selasa malam diadakan Konser 40 Tahun Uni Eropa-ASEAN. Acara ini pertama kali diadakan untuk merayakan 40 tahun hubungan kedua organisasi kawasan tersebut.
 
Menurut Perwakilan Tetap Misi Thailand untuk ASEAN Phasporn Sangasubana, acara konser musik orkestra semalam tak hanya untuk merayakan 40 tahun hubungan dialog ASEAN-Uni Eropa. Namun, sekaligus merayakan 50 tahun berdirinya ASEAN dan 60 tahun terbentuknya Masyarakat Ekonomi Eropa.
 
"ASEAN dan Uni Eropa merupakan dua proses integrasi kawasan paling maju di dunia saat ini. Kedua kawasan yang berpenduduk lebih dari satu miliar jiwa ini merupakan kawasan perekonomian paling stabil dan menjanjikan. Keduanya bekerja sama mengatasi beragam isu global dengan pendekatan multilateral, di mana keduanya sepakat bahwa integrasi kawasan adalah cara paling efektif membangun stabilitas dan kemakmuran," tutur Phasporn dalam pidatonya.
 
Konser ini menyuguhkan penampilan musik dari beberapa musisi ternama Eropa dan Asia Tenggara, di antaranya ansambel C ASEAN Consonant, pertunjukkan piano oleh Fong Jean Ann dan Radostin Todorov Kirchev, serta masih banyak lagi. 



(FJR)