Jerman Bantah Berutang Banyak Uang kepada NATO dan AS

Willy Haryono    •    Minggu, 19 Mar 2017 21:40 WIB
natopolitik jerman
Jerman Bantah Berutang Banyak Uang kepada NATO dan AS
Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen. (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Berlin: Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen membantah klaim Presiden Donald Trump bahwa Berlin berutang uang "dalam jumlah besar" kepada NATO dan Amerika Serikat. 

"Tidak ada utang kepada NATO," ucap von der Leyen dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Minggu 19 Maret 2017. 

"Biaya pertahanan juga disalurkan ke misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa, ke misi Eropa dan kontribusi kami atas perang melawan terorisme IS," ucap von der Leyen, merujuk pada kelompok militan Islamic State. 

Dia mengatakan semua anggota NATO ingin berkontribusi secara adil, dan agar hal itu terlaksana, dibutuhkan sebuah "konsep keamanan modern." Konsep itu meliputi sebuah NATO yang modern dan pertahanan gabungan Eropa serta investasi di PBB. 

Trump menuliskan di Twitter pada Sabtu 18 Maret -- satu hari setelah bertemu Kanselir Angela Merkel di Washington -- bahwa Jerman "berutang banyak uang kepada NATO dan AS atas biaya pertahanan."

Ia mendesak Jerman dan negara anggota lainnya untuk mencapai target belanja pertahanan NATO. 

Anggaran pertahanan Jerman diperkirakan meningkat hingga 1,4 miliar euro menjadi 38,5 miliar euro pada 2018. 

Pada 2016, rasio pengeluaran untuk pertahanan Jerman berada di angka 1,18 persen dari output ekonomi. 

Dalam kunjungannya ke Washington, Merkel menegaskan komitmen Jerman untuk mencapai target belanja militer sebesar 2 persen.


(WIL)