PM Inggris Kecam Boris Johnson Soal Burka

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 09 Aug 2018 08:10 WIB
inggris
PM Inggris Kecam Boris Johnson Soal Burka
Perdana Menteri Inggris Theresa May. (Foto: AFP).

London: Perdana Menteri Inggris Theresa May mengecam pernyataan eks menteri luar negeri Boris Johnson mengenai burka. Boris mengatakan perempuan Muslim dengan burka seperti kotak surat dan maling bank.

"Ini sangat jelas bahasa yang digunakan Boris Johnson untuk menggambarkan penampilan seseorang telah menyebabkan orang tersebut," ucap May, dilansir dari AFP, Rabu 8 Agustus 2018.

Pernyataan tersebut dimuat Johnson dalam kolom mingguan surat kabar Daily Telegraph. Padahal, sebenarnya Johnson mengkritik keputusan Denmark yang menerapkan larangan penggunaan burka dan cadar.

Meski demikian, kritik May terhadap Johnson dianggap sebagai bentuk persaingan di dalam tubuh Partai Konservatif. Pasalnya Johnson dianggap rival yang bisa mengancam May saat ini.

Kala Johnson memutuskan mundur dari jabatannya, dia disebut-sebut bisa menggantikan posisi May sebagai perdana menteri. Johnson mundur karena berbeda pendapat mengenai kebijakan Inggris usai resmi keluar dari Uni Eropa.

Partai Konservatif juga dikritik komunitas Muslim Inggris, termasuk imam terkemuka asal London, Mohammed Mahmoud. Mahmoud dikenal setelah dia dianggap sebagai pahlawan karena berhasil menghentikan kekerasan yang muncul pasca-serangan Masjid Finsbury Park.

"Islamofobia tak lagi membara di bawah masyarakat pinggiran. Namun, terlepas dari meningkatnya skala dan keparahan Islamofobia dan anti-Muslim, respons pemerintah terkait ini lambat dan bahkan buruk dengan menyangkalnya," tulis Mahmoud dalam British Press.


(LDS)