Trump Diabaikan oleh Para Pemimpin di Pertemuan NATO

Fajar Nugraha    •    Kamis, 12 Jul 2018 09:44 WIB
natodonald trump
Trump Diabaikan oleh Para Pemimpin di Pertemuan NATO
Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan NATO di Brussels, Belgia (Foto: Bustle).

Brussels: Pertemuan kepala negara anggota-anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO) dilakukan di Brussels, Belgia pada Rabu 11 Juli 2018. Ada cerita menarik ketika para kepala negara itu melakukan foto bersama.
 
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang turut hadir dalam pertemuan, dihadapkan pada momen canggung. Trump berdiri sendiri di sekitar para pemimpin lainnya berkumpul untuk sebuah gambar resmi.
 
Trump termasuk yang terakhir memasuki ruangan untuk foto itu, berjalan bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebelum berdiri di tengah-tengah kelompok dan tampak diabaikan oleh orang-orang di sekitarnya.
 
"Rekaman dari pertemuan yang berlangsung selama dua hari ini tampaknya menggarisbawahi pengucilan Presiden Trumo oleh para petinggi NATO. Ini dipicu komentarnya tentang NATO yang dianggapnya berbuat minim untuk memudahkan hubungan dengan sesama anggota," lapor Newsweek, pada 11 Juli 2018.
 
Berbicara pada konferensi pers di Brussels menjelang pertemuan dua hari, Trump mengeluh bahwa Rusia menikmati pengaruh yang tidak semestinya dari Jerman berkat kesepakatan minyak dan gas yang 'tidak tepat'.
 
"Jerman benar-benar dikendalikan oleh Rusia. Mereka akan mendapatkan antara 60 dan 70 persen pasokan  energi mereka dari Rusia dan saluran pipa baru. Saya pikir itu tidak tepat," kata Presiden Trump sebelumnya.
 
"Saya pikir ini adalah hal yang sangat buruk bagi NATO dan saya pikir itu tidak seharusnya terjadi dan saya pikir kita harus berbicara dengan Jerman tentang hal itu. Di atas itu, Jerman hanya membayar sedikit lebih dari 1 persen (dalam bidang pertahanan NATO) dan saya pikir itu tidak pantas juga," Trump menambahkan.
 
Mantan pengusaha Properti ini menambah keluhan sebelumnya bahwa AS membelanjakan lebih banyak untuk pertahanan dari pada sekutu NATO lainnya. Tuduhan itu mendorong Kanselir Jerman Angela Merkel untuk membalas dengan komentar bahwa tidak ada orang selain Jerman sendiri yang membuat keputusan.
 
CNN melaporkan, Trump telah membuat komentar serupa menjelang kunjungannya dan telah lama kritis terhadap aliansi transatlantik ini. Sikap Trump tersebut mendorong kekhawatiran bahwa dia akan merusaknya.
 
Setelah KTT di Brussels, Trump akan menghabiskan tiga hari di Inggris sebelum melakukan kunjungan ke Helsinki, Finlandia untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.


(FJR)