Puigdemont Tetap Berusaha Pimpin Catalonia dari Belgia

Willy Haryono    •    Sabtu, 10 Feb 2018 16:10 WIB
referendum catalonia
Puigdemont Tetap Berusaha Pimpin Catalonia dari Belgia
Mantan pemimpin Catalonia Carles Puigdemont. (Foto: AFP/EMMANUEL DUNAND)

Barcelona: Pemimpin Catalonia yang disingkirkan pemerintah pusat Spanyol, Carles Puigdemont, masih berupaya memimpin wilayah otonom tersebut.

Upaya terbaru dilakukan partainya, yang menyerahkan proposal ke parlemen lokal untuk pengesahan Undang-Undang khusus agar Puigdemont dapat memimpin Catalonia dari Belgia. 

Sejak disingkirkan Madrid dari jabatan pemimpin Catalonia beberapa bulan lalu, Puigdemont melarikan diri ke Brussels untuk menghindari penangkapan atas tuntutan pengkhianatan terhadap negara.

Meski berada di Brussels, Puigdemont tetap dijadikan partai Together for Catalonia sebagai kandidat tunggal untuk memimpin. 

Proposal tersebut, yang sudah dilihat oleh AFP, menyebutkan bahwa parlemen Catalonia dapat membolehkan adanya pemerintahan "jarak jauh" dengan menggunakan surat elektronik (email) serta konferensi audio dan video.

Baca: Referendum Catalonia dan Ancaman Efek Domino di Eropa

Spanyol telah mengeluarkan surat penangkapan di benua Eropa terhadap Puigdemont, meski pada akhirnya ditarik kembali.

Namun Puigdemont terancam dipenjara jika dia kembali ke Spanyol untuk memimpin Catalonia memisahkan diri dari Madrid. 

Sementara itu mantan wakil presiden Catalonia Oriol Junqueras yang sedang dipenjara dilaporkan tidak menyetujui proposal terbaru. Dia berpendapat Puigdemont dapat memimpin hanya sebagai "simbol," dengan kekuasaan eksekutif sepenuhnya berada di Catalonia.

 


(WIL)