Turki-Belanda Memanas, Denmark Batalkan Pertemuan

Sonya Michaella    •    Selasa, 14 Mar 2017 09:03 WIB
protes belanda
Turki-Belanda Memanas, Denmark Batalkan Pertemuan
Perdana Menteri Denmark, Lars Lokke Rasmussen batalkan temui PM Turki. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Copenhagen: Perdana Menteri Denmark, Lars Lokke Rasmussen membatalkan pertemuannya dengan Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim secara tiba-tiba.

Pembatalan pertemuan ini menyangkut kondisi antara Turki dan Belanda yang sedang memanas.

"Pertemuan ini ditunda karena ada kondisi yang sedang terjadi antara Turki dan Belanda. Saya mengusulkan kepada rekan saya di Turki untuk menjadwalkan ulang pertemuan ini," kata Rasmussen, seperti dikutip AFP, Selasa 14 Maret 2017.

Rasmussen berjanji, jika keadaan sudah kembali normal, ia dengan senang hati akan menemui PM Yildrm di Ankara.

Awalnya, pertemuan antara Yildirim dan Rasmussen direncanakan pada 20 Maret.

Rasmussen menjelaskan alasan pembatalan pertemuan ini karena "Denmark sangat prihatin dengan kondisi yang dialami Turki, di mana seluruh prinsip demokrasi sedang berada di bawah tekanan besar."

Hubungan politik antara Turki dan Belanda sedang memanas, setelah Pemerintah Belanda melarang Menteri Luar Negeri Turki untuk datang melakukan kampanye kepada penduduk Turki, terkait usaha memenangkan pemilu Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Pelarangan tersebut dikarenakan pemerintah Belanda merasa tersinggung, setelah Erdogan memberi pernyataan kalau Negara Kincir Angin itu berperilaku seperi Nazi.

Saat ini, PM Belanda Mark Rutte bahkan menyuruh Presiden Erdogan untuk meminta maaf kepada Belanda karena telah menyebutnya bertindak seperti Nazi.

 


(AHL)