Inggris Siap Bantu Indonesia Lawan Terorisme

Fajar Nugraha    •    Senin, 14 May 2018 20:28 WIB
terorismeTeror Bom di Surabaya
Inggris Siap Bantu Indonesia Lawan Terorisme
Menlu Inggris Boris Johnson siap bantu Indonesia dalam melawan terorisme (Foto: AFP).

London: Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengomentari rangkaian serangan teror yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo.
 
Melalui akun Twitter pribadi Boris Johnson, dirinya mengaku terkejut dengan serangan yang kembali terjadi di Surabaya.
 
"Terkejut mendengar kabar serangan terbaru di Surabaya hari ini, menyusul serangan pada Minggu terhadap jemaah di gereja. Inggris siap membantu Indonesia melawan terorisme dengan cara apapun," tulis Johnson, dalam akun Twitternya, Senin 14 Mei 2018.
 
Surabaya, Jawa Timur, digemparkan dengan rentetan ledakan pada Minggu, 13 Mei 2018, pagi. Ledakan terjadi sebanyak tiga kali dalam kurun waktu kurang lebih 1,5 jam.
 
(Baca: Tiga Ledakan di Surabaya Terjadi dalam Waktu 1,5 Jam).
 
Ledakan bom terjadi di Rusunawa Wonocolo, Minggu malam. Sumber ledakan berasal dari satu unit di Blok B lantai lima milik warga bernama Anton. Pengelola menyatakan, keluarga Anton menempati rusunawa Wonocolo sejak 2015.
 
(Baca: Ledakan Bom Mengguncang Mapolrestabes Surabaya).
 
Sekitar pukul 08.50 WIB, Senin, 14 Mei 2018, terjadi insiden ledakan di pintu masuk atau tepat di pos polisi yang diduga menggunakan bom kendaraan.
 
Hingga saat ini jumlah total korban jiwa mencapai 25 jiwa. Kapolri Jenderal Titio Karnavian dalam keterangan persnya di Media Center Polda Jatim, Surabaya, Senin, 14 Mei 2018 menyebutkan, Kelompok teroris Jamaah Ansharud Daulah (JAD) bermaksud menguasai Kota Surabaya, Jawa Timur. Lantaran itu mereka melakukan aksi peledakan bom di beberapa lokasi di Surabaya dalam dua hari terakhir.


(FJR)