Kakek Donald Trump Pernah Diusir dari Jerman

Arpan Rahman    •    Selasa, 22 Nov 2016 16:21 WIB
donald trump
Kakek Donald Trump Pernah Diusir dari Jerman
Kakek dari Donald Trump dikabarkan pernah membuka rumah bordil. (Foto: Getty)

Metrotvnews.com, Berlin: Kakek dari Donald Trump asal Jerman diperintahkan melalui dekrit untuk meninggalkan negara itu dan tidak pernah boleh kembali ke sana. Ihwal tersebut ditemukan dalam dokumen yang baru-ini baru diteliti.

Sejarawan Roland Paul menelisik sepucuk surat tua, yang dikirim kepada kakek Trump kelahiran Jerman, Friedrich Trump, pada tahun 1904, yang memerintahkan dirinya meninggalkan kerajaan Bavaria dalam tempo delapan pekan.

Dia diberitahu agar meninggalkan negeri itu sebagai hukuman karena gagal menunaikan wajib militer dan karena tidak memberitahu pihak berwenang ketika ia pertama kali ke Amerika Serikat (AS).

"Friedrich Trump beremigrasi dari Jerman ke AS pada 1885," kata Paul, yang menemukan dokumen dalam arsip lokal di daerah Rhineland-Palatinate, kepada tabloid Jerman Bild.

"Tapi dia melakukannya tanpa secara resmi mendaftarkan diri dan sebelum melakukan dinas militer. Itu sebabnya pemerintah menolak repatriasi dirinya pada tahun 1905," tambahnya seperti dilansir The Independent, Selasa (22/11/2016).

Trump tua meninggalkan Jerman pada usia 16, berbekal sedikit harta, untuk menemukan kemakmuran di era demam emas di AS.

Rumah Bordil

Ia mulai bekerja sebagai tukang cukur di Negeri Paman Sam, sebelum alih profesi membuka sebuah restoran, bar, dan diduga bahkan rumah bordil -- beberapa usaha yang membuatnya kaya.

Dia kembali ke Desa Kallstadt dengan kekayaannya pada 1901 dan bertemu calon istrinya, Elisabeth Christ. Keduanya menikah dan pindah ke New York, tetapi kembali ke Kallstadt dua tahun kemudian, setelah Elisabeth merindukan kampung halaman.

Sebuah keputusan memerintahkan "warga negara Amerika dan pensiunan Friedrich Trump" untuk meninggalkan daerah itu "paling lambat pada tanggal 1 Mei (...) atau akan dideportasi."

Trump menulis surat kepada Pangeran Bavaria, Luitpold, memohon "yang tercinta, yang mulia, yang bijaksana, dan yang terhormat" agar tidak mendeportasinya. Namun Luitpold menolak "permintaan itu" dan pasangan tersebut akhirnya meninggalkan Jerman ke New York dengan memboyong putri mereka.

Elizabeth saat itu sedang hamil tiga bulan, mengandung ayah Fred Trump, ayah dari Donald Trump.

Seperti dilaporkan Bild, perintah kerajaan agar kakek Trump meninggalkan Bavaria ditulis pada "secarik kertas biasa."

Trump secara mengejutkan memenangkan pemilihan umum pada 8 November, dan akan resmi menjabat presiden pada Januari 2017.



(WIL)