PM Spanyol akan Mulai Kampanye di Catalonia Jelang Pilkada

Arpan Rahman    •    Minggu, 12 Nov 2017 17:41 WIB
referendum catalonia
PM Spanyol akan Mulai Kampanye di Catalonia Jelang Pilkada
PM Spanyol Mariano Rajoy. (Foto: AFP)

Barcelona: Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy akan mengunjungi Catalonia, pada Minggu 12 November. Ia mulai berkampanye untuk Partai Populer, menjelang pemilihan kepala daerah, awal Desember.

Rajoy diperkirakan menghadiri pertemuan para pendukung partai konservatif, Minggu pagi. Kunjungannya dilakukan setelah 750.000 orang berkumpul di Barcelona guna memprotes penahanan para pemimpin Catalonia.

Pemerintah Catalonia mengumumkan kemerdekaan pada Oktober, mendorong Rajoy buat memecat dan memenjarakan para pemimpinnya.

Kunjungan perdana menteri Minggu akan menjadi yang pertama ke kawasan ini sejak pergolakan. Menyusul pemerintah nasional menerapkan kekuasaan langsung, dua pekan lalu.

Krisis ini dipicu referendum yang disengketakan, diadakan di Catalonia pada Oktober. Kala itu, kampanye kemerdekaan memenangkan 92 persen suara, dari jumlah pemilih 43 persen.

Banyak dari mereka yang menentang kemerdekaan tidak memberikan suara, menolak untuk mengakui legitimasi referendum.

Pemerintah Spanyol menanggapi referendum tersebut dengan membubarkan parlemen Catalonia. Mengambil alih kekuasaan dan menyerukan pemilihan sela kepala daerah pada 21 Desember.

Sejak kekuasaannya dilucuti oleh Madrid, mantan Presiden  Catalonia Carles Puigdemont terpaksa pergi ke pengasingan di Belgia, dan para pejabat sekutunya telah diadili.

Seorang pengacara yang mewakili dua mantan menteri Catalonia yang dipenjarakan, mengatakan kepada BBC, Minggu 12 November 2017, bahwa situasi mereka telah diperparah oleh keputusan Puigdemont melarikan diri.

Kami adalah republik!

Kerumunan pengunjuk rasa di Barcelona, pada Sabtu 11 November, menyalakan lamp ponsel saat matahari terbenam. Bersamaan dengan itu mereka melontarkan seruan agar membebaskan delapan pemimpin Catalan dan dua koordinator kampanye di tingkat akar rumput.

Mereka berbaris di belakang panji-panji yang berbunyi: "Kami adalah sebuah republik". Sambil membawa plakat yang bertuliskan bahwa 10 tahanan Catalan merupakan tahanan politik.

Jajaran mantan menteri yang dipecat sedang diselidiki karena dugaan pemberontakan dan penghasutan. Sementara kedua aktivis demo ditangkap dalam sebuah unjuk rasa sebelum referendum.

Pertunjukan dan pidato bagi orang banyak ditampilkan. Pengunjuk rasa meneriakkan "Puigdemont for president" dan seorang pemain cello menggesek sebuah lagu Natal tradisional, The Song of the Birds, yang dikaitkan dengan tokoh-tokoh Catalan yang terpaksa menyingkir dalam pengasingan politik.

Partai kiri ERC, sekutu kunci Puigdemont, sudah mengumumkan bahwa beberapa tahanan, termasuk pemimpin partai Oriol Junqueras, serta beberapa menteri yang dipecat yang juga pergi ke Belgia, masuk daftar para pemilih.

Namun, ERC menolak sebuah seruan Puigdemont supaya menentang pilkada tersebut sebagai bagian dari satu blok pro-kemerdekaan dengan partai lain -- seperti yang terjadi pada 2015.

Sebuah jajak pendapat baru-baru ini di surat kabar Catalan La Vanguardia menunjukkan bahwa ERC akan memenangkan bagian terbesar pemungutan suara pada Desember.

Dalam perkembangan lain, walikota Barcelona, ??Ada Colau, mengutuk pemimpin pro-kemerdekaan Catalonia.

"Mereka telah memprovokasi ketegangan dan melakukan deklarasi kemerdekaan sepihak yang mayoritas tidak menginginkannya," katanya.

Colau, yang terpilih pada 2015 dengan pelantar anti-kapitalis dan partainya ikut serta dalam pemilu parlemen regional pertama kalinya, mengatakan bahwa pemimpin gerakan kemerdekaan telah "menipu penduduk demi kepentingan mereka sendiri".



(FJR)