Angela Merkel Akhirnya Sepakat Batasi Pengungsi Masuki Jerman

Sonya Michaella    •    Senin, 09 Oct 2017 11:39 WIB
politik jerman
Angela Merkel Akhirnya Sepakat Batasi Pengungsi Masuki Jerman
Kanselir Jerman Angela Merkel (kiri) dan pemimpin CSU Bavaria Horst Seehofer. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Berlin: Dua pekan setelah memenangkan pemilihan umum dan terpilih menjadi Kanselir Jerman untuk keempat kalinya, Angela Merkel sepakat membatasi eksodus pengungsi ke Jerman.

Upaya ini ia lakukan demi menyatukan kubu konservatif menjelang perundingan koalisi yang dinilai cukup alot untuk membentuk pemerintahan baru.

Dikutip AFP, Senin 9 Oktober 2017, kesepakatan ini dicapai setelah 10 jam perundingan tertutup antara Merkel dan partainya, Christian Democracy Union (CDU/CSU). 

Rancangan kesepakatan tersebut mencakup persetujuan tentang membatasi masuknya pengungsi, setidaknya 200 ribu per tahun. CDU/CSU mengatakan, aliran masuknya imigran harus dikurangi untuk memerangi perdagangan manusia dan menjaga perbatasan luar Uni Eropa lebih baik.

Disebutkan pula, rancangan kesepakatan ini menginginkan imigran yang memenuhi syarat dengan ketrampilan kerja yang dicari oleh industri-industri Jerman.

Kesepakatan ini pun disetujui langsung Merkel dan sekutunya, Horst Seehofer, pemimpin CSU Bavaria. Sebelumnya, Merkel menyetujui masuknya lebih dari 1 juta pengungsi ke Jerman yang menimbulkan pro kontra, terutama dari oposisi Partai Alternatif Jerman (AfD).

Tujuan dari pertemuan tersebut adalah menyelesaikan pertengkaran, sehingga kubu konservatif bisa bersatu kembali.

"Kami harus melawan AfD secara langsung dan berjuang untuk mendapatkan kembali pemilih," kata Seehofer.

Sebelumnya, Merkel berulang kali menolak permintaan tanda tangan Seehofer untuk pembatasan imigran 200 ribu per tahun. Namun, pada akhirnya, Merkel membubuhkan tanda tangannya.

Dipastikan setelah perundingan ini berakhir, Merkel dan Seehofer akan mengumumkan kesepakatan tersebut dalam sebuah konferensi pers gabungan hari ini, sekitar pukul 10 pagi, waktu Jerman. 

 


(WIL)