David Cameron Undur Diri dari Parlemen Inggris

Sonya Michaella    •    Selasa, 13 Sep 2016 08:40 WIB
brexit
David Cameron Undur Diri dari Parlemen Inggris
David Cameron (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, London: Mantan Perdana Menteri Inggris, David Cameron, menyatakan mundur dari House of Commons atau parlemen Inggris pada Senin 12 September kemarin.

Keputusannya itu dinyatakan dalam beberapa minggu, setelah hasil pemungutan suara menyatakan kalau Inggris tidak lagi ingin bergabung dengan kelompok Uni Eropa, atau yang disebut dengan referendum Brexit. 

"Saya telah lama memikirkan hal ini, selama musim panas. Dan saya memutuskan untuk mundur sebagai perwakilan dari daerah pemilihan saya di Witney," kata Cameron, seperti dikutip AFP, Selasa (13/9/2016)

Cameron adalah seorang dari Partai Konservatif yang tetap menginginkan Inggris berada di dalam keanggotaan Uni Eropa.

Ia mengaku pengunduran dirinya dilatarbelakangi oleh alasan tidak ingin menjadi 'distraksi' dalam isu tersebut. Pengajuan pengunduran dirinya juga telah disampaikan kepada Perdana Menteri Inggris Theresa May. 

Dalam pengajuannya, ia juga mengatakan kalau tidak lagi ingin menjadi perwakilan dari daerah pemilihannya di Oxfordshire, karena merasa ada politisi yang lebih pantas dan berhak untuk mewakili daerah pemilihannya itu.



"Menurut pandangan saya, setelah saya mengundurkan diri menjadi perdana menteri, rasanya tidak mungkin untuk tetap menjadi anggota parlemen," lanjutnya.

Ia merasa apa yang ia lakukan akan membuat distraksi untuk pemerintah, yang sedang membuat langkah besar demi negara yang baru saja hengkang dari Uni Eropa tersebut.

Pria yang memulai karier politiknya sejak 2010 itu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perdana menteri pada Juni kemarin. 

Beberapa pihak merasa keputusan pria berusia 49 tahun itu untuk mengakhiri karier politiknya, sangat mengejutkan, karena sebelumnya ia menyatakan akan tetap merampungkan tugasnya hingga masa pemilihan pada 2020. 

May, sebagai penerus Cameron, juga sempat menulis status di akun Facebook pribadinya terkait keluarnya Cameron dari dunia politik.

"Saya bangga bisa melayani di bawah pemerintahan David Cameron dan dengannya, kami mencapai hal-hal yang sangat luar biasa," tulis May.

Melanjutkan hidup

Cameron pun menyatakan akan melanjutkan hidupnya di luar karir politik yang sudah dibangunnya selama ini. Sebelum ia mengumumkan keputusannya ini, beberapa media menangkap Cameron sedang berlibur dengan keluarganya.

Sejumlah tokoh politik Inggris yang pernah bekerja dengan Cameron pun menyesalkan keputusannya.

"Hari ini hari yang menyedihkan. Aku tahu betapa sulitnya ia membuat keputusan ini," ujar mantan Menteri Keuangan Inggris, George Osborne.

Senada dengan Osborne, mantan Menteri Luar Negeri, William Hague juga mengeluarkan pendapat yang sama. Hanya saja, ia mengatakan bahwa keputusan Cameron adalah keputusan yang tepat.

Namun, Angela Eagle, seorang anggota parlemen senior dari Partai Buruh mengatakan bahwa Cameron seperti 'cuci tangan'.

"Ia sekarang berjalan pergi meninggalkan orang lain untuk membersihkan kekacauan yang telah ia buat melalui referendum," tandasnya.


(FJR)