Eropa Dilanda Gelombang Panas, Suhu Capai 45 Derajat Celcius

Arpan Rahman    •    Sabtu, 04 Aug 2018 16:07 WIB
gelombang panas
Eropa Dilanda Gelombang Panas, Suhu Capai 45 Derajat Celcius
Gelombang panas melanda Eropa sepanjang Juli 2018. (Foto: AFP)

Madrid: Tiga orang tewas akibat sengatan panas di tengah gelombang panas yang melanda sejumlah wilayah di Eropa, Jumat 3 Agustus 2018. Suhu di beberapa daerah di Eropa mencapai 45 derajat Celcius. 

Ahli meteorologi mengatakan kondisi semacam ini akan terus terjadi untuk beberapa hari mendatang. Berikut deretan kejadian terkait gelombang panas di Eropa, seperti dikutip dari AFP, Sabtu 4 Agustus 2018:

Spanyol: Tiga Orang Tewas

Seorang pria setengah baya di Barcelona, yang dilaporkan media merupakan seorang tunawisma, ditemukan jatuh di jalan dan dibawa ke rumah sakit. Ia kemudian dinyatakan meninggal akibat sengatan panas.

Dua orang lainnya -- pekerja konstruksi jalan berusia 40-an dan pensiunan 78 tahun -- juga meninggal akibat sengatan panas di Spanyol pekan ini. 

Spanyol mengalami salah satu hari terpanas pada Jumat kemarin. Suhu diperkirakan mencapai 44 derajat Celsius di Badajos di perbatasan dengan Portugal, 42C di Seville, dan 40C di Madrid.

Portugal: Rekor Temperatur

Di Portugal, suhu mencapai rekor 45 derajat di wilayah Alvega, 150 kilometer dari Lisbon pada Kamis kemarin. Gelombang panas diperkirakan mencapai puncaknya pada Sabtu ini, menurut keterangan Institut Kelautan dan Atmosfer Portugal (IPMA).

Meski tidak ada kebakaran hutan "substansial" sejauh ini, layanan darurat Portugal mengaku tetap waspada. Menteri Dalam Negeri Eduardo Cabrita menyatakan kebijakan "toleransi nol" terhadap aktivitas berisiko memicu kebakaran seperti pesta barbeque.

Jerman: Turis Mencari Area yang Lebih Dingin di Utara

Operator pariwisata, seperti Thomas Cook dan Alltours, dikutip kantor berita Jerman DPA, mengatakan bahwa pemesanan untuk liburan di Mediterania menurun. Ini terjadi karena banyak wisatawan mencari area dengan suhu yang lebih dingin di Laut Utara dan garis pantai Baltik.

Belanda: Kekurangan Air

Di Belanda, gelombang panas saat ini tercatat merupakan yang melanda paling lama. Suhu mencapai 35C pada Jumat kemarin. Sejumlah orang mulai mengalami kekurangan air, meski persediaan air minum di Belanda belum terlalu terpengaruh kondisi saat ini.

Swedia: Bulan Terpanas

Hampir tidak hujan sejak Mei, Juli lalu merupakan bulan terpanas di Swedia dalam lebih dari 250 tahun terakhir. Kekeringan dan suhu tinggi memicu kebakaran hutan di seluruh negeri, bahkan sampai ke utara Lingkar Arktik. Sebagian besar kebakaran telah mereda.


Kebakaran hutan di Swedia. (Foto: AFP)

Prancis: Peringatan Kesehatan

Temperatur melewati 40 C di Prancis untuk kali pertama sepanjang musim panas ini pada Jumat kemarin, saat jutaan orang membanjiri jalanan untuk liburan di bulan Agustus. Cuaca terik diperkirakan berlanjut hingga pekan depan.

Banyak wilayah di Negeri Mode telah mendapat peringatan gelombang panas. Kementerian Kesehatan meluncurkan kampanye TV dan radio yang memperingatkan orang-orang akan bahaya dari gelombang panas terkuat sejak 2006.

Perusahaan listrik Perancis EDF mengumumkan bahwa mereka menghentikan reaktor di dua pembangkit listrik tenaga nuklir untuk menghindari kenaikan suhu air terlalu tinggi di sungai Rhone.


Warga Prancis mendinginkan tubuh di dekat Menara Eiffel. (Foto: AFP)

Italia: Air Gratis

Di ibukota Italia, yang sudah dilengkapi dengan air mancur untuk minum gratis, pihak berwenang membagikan botol air secara gratis kepada wisatawan.

Serikat petani nasional, Coldiretti, mengatakan bahwa produksi susu turun 15 persen karena sapi menderita demam. Pada saat yang sama, konsumsi es krim naik 30 persen selama sepekan terakhir.


Polisi membagikan air minum gratis di Roma. (Foto: AFP)


(WIL)