Inggris Apresiasi Usaha Indonesia dalam Memerangi Korupsi

   •    Senin, 10 Dec 2018 08:09 WIB
indonesia-inggris
Inggris Apresiasi Usaha Indonesia dalam Memerangi Korupsi
Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik. (Foto: MI/AryaManggala)

Jakarta: Korupsi adalah salah satu isu global terbesar dalam sejarah yang melanda banyak negara dunia, termasuk Indonesia. Usaha melawan korupsi terus digalakkan pemerintah Indonesia, terutama sejak berdirinya Komisi Pemberantasan Korupsi pada 2002. 

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengapresiasi usaha keras Indonesia dalam memerangi korupsi. Menurutnya, Indonesia telah membuat banyak kemajuan dalam hal tersebut.

"Peraturan Presiden tentang Penerapan Prinsip Mengenai Pemilik Manfaat Atas Korporasi, Pengadaan publik serta strategi nasional untuk pencegahan korupsi yang dikeluarkan tahun ini, menunjukkan komitmen pemerintah dan KPK dalam menangani korupsi," ucap Dubes Moazzam, dalam keterangan yang diterima Medcom.id, Senin 10 Desember 2018.

Baca: KPK Sambut Baik Perpres Pencegahan Korupsi

Tidak hanya Indonesia, Inggris juga menjadi salah satu negara yang dilanda korupsi. Dubes Moazzam menuturkan Inggris tidak kebal terhadap korupsi, yang dianggap sejumlah orang sebagai masalah yang biasa terjadi di negara berkembang.

"Jumlah pencucian uang yang terjadi di Inggris tiap tahunnya diperkirakan mencapai 45 miliar Poundsterling (setara Rp 831 triliun)," ungkap Dubes Moazzam.

Dalam mengatasi korupsi, Inggris telah membuat kemajuan yang signifikan sejak menerbitkan Strategi Anti Korupsi 2017-2022. 

Strategi itu diperkuat dengan Undang-Undang Kejahatan Finansial 2017, membentuk pendaftaran publik untuk informasi kepemilikan laba untuk mencegah penghindaran pajak, dan bekerja sama dengan mitra-mitra penegak hukum internasional untuk membentuk Pusat Koordinasi Anti-Korupsi Internasional.

Pusat koordinasi itu menyatukan para petugas penegak hukum dari beragam agensi di seluruh dunia untuk mengatasi dugaan-dugaan korupsi berskala besar.

Dubes Moazzam mengajak Indonesia untuk bekerja sama dengan Inggris dalam memerangi korupsi. Ia menilai penanganan masalah besar seperti korupsi tidak akan optimal jika dilakukan seorang diri.

"Bersama Inggris dan Indonesia, mari kita berantas korupsi demi masa depan kita bersama. Korupsi? Tolak dan Laporkan!" tegas Dubes Moazzam.


(WIL)