Indo-Pasifik Hingga Energi Terbarukan jadi Fokus Prancis di Indonesia

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 29 Nov 2018 20:19 WIB
indonesia-prancis
Indo-Pasifik Hingga Energi Terbarukan jadi Fokus Prancis di Indonesia
Menteri Muda Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis Jean-Baptiste Lemoyne (kiri) (Foto:Medcom.id/Marcheilla)

Jakarta: Menteri Muda Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis Jean-Baptiste Lemoyne melakukan kunjungan ke Indonesia. Dalam kunjungannya ini, Lemoyne berfokus pada kerja sama Indo-Pasifik, energi terbarukan, lingkungan serta peluang peningkatan investasi.

"Saya sempat bertemu dengan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan dan membahas mengenai isu-isu kemaritiman serta perdagangan kedua negara. Kami juga membahas mengenai Indo-Pasifik karena Prancis juga bagian dari konsep itu," tuturnya di Institute France-Indonesia (IFI), Jakarta, Kamis 29 November 2018.

Dia mengatakan Indo-Pasifik merupakan tempat di mana tantangan bersama dalam hal iklim dan keanekaragaman hayati. "Itu sebabnya kami berkomitmen di bidang ini. Kaarena kami bagian dari wilayah itu," tuturnya.

Lemoyne juga menuturkan dia bertemu dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan. Pertemuan dengan Jonan membicarakan mengenai ekonomi hijau dan energi terbarukan.

Dia juga bertemu dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong. Mereka membahas mengenai reformasi ekonomi yang dilakukan di Indonesia.

Keduanya juga mendiskusikan peluang bagi perusahaan Prancis mengekspor produk-produk mereka dan meningkatkan investasi di Indonesia.

Lemoyne juga berkunjung ke kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Dalam pertemuan ini, ada kerja sama antara BMKG dengan Meteo France. Kerja sama tersebut untuk tinjauan cuaca.

"Diharapkan tahun depan ada tahap kedua dari kerja sama ini, supaya tinjauan cuaca bisa lebih canggih lagi. Jadi kalau ada hujan atau badai sangat besar bisa diprediksi, diketahui beberapa hari sebelumnya," jelas dia.

Lemoyne juga menghadiri peresmian pabrik karet sintetis SRI di Cilegon bersama dengan Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto. Selain itu mereka juga mengunjungi pabrik yang menerima investasi Prancis sebesar USD435 juta.

Lemoyne mengunjungi Indonesia selama tiga hari, sejak 27 hingga 29 November 2019. Kunjungan ini dilakukan usai dua bulan lawatan Menteri Muda Sektor Digital Prancis Munir Mahjoubi.

Lawatan para pejabat tinggi ini menjadi bukti penguatan hubungan kerja sama dua negara.


(WAH)