Komite Pekerja Migran PBB Puas atas Laporan Awal Indonesia

   •    Rabu, 06 Sep 2017 23:55 WIB
pbb
Komite Pekerja Migran PBB Puas atas Laporan Awal Indonesia
Komite secara khusus memberikan pujian terhadap kemitraan Pemerintah RI dengan kalangan masyarakat madani/LSM.

Metrotvnews.com, Jenewa: "Sebagai Pelapor untuk Indonesia, saya dapat mengatakan bahwa laporan dan jawaban Delegasi Indonesia terhadap pertanyaan Komite memuaskan (satisfactory). 

Demikian disampaikan Can Unver, Pelapor untuk Indonesia dari Komite Pekerja Migran PBB di akhir dialog antara Pemerintah Indonesia dengan Komite, Rabu 6 September 2017.

Dialog berlangsung pada 5-6 September 2017 di Palais Wilson, Jenewa, Swiss. 

Beberapa isu yang menjadi fokus di hari kedua antara lain kemitraan pemerintah dengan masyarakat madani, pemanfaatan remitansi, peran Indonesia dalam kerja sama Bali Process dan Colombo Process, sistem jaminan sosial bagi pekerja migran serta perlindungan bagi TKI di negara-negara yang menganut sistem kafalah.

Komite secara khusus memberikan pujian terhadap kemitraan Pemerintah dengan kalangan masyarakat madani/LSM. 

"Keterbukaan Pemerintah Indonesia merupakan kunci kemitraan yang konstruktif. Karena itu, Komite melihat bahwa LSM di Indonesia tidak hanya mampu memberikan kritik akan tetapi juga bisa berkontribusi dalam penguatan perlindungan TKI," ujar Can Unver atas nama Komite, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com.

Komite juga mencatat secara positif disepakatinya UU baru mengenai Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sebagai sebagai bentuk komitmen bersama pemerintah dan parlemen Indonesia (DPR) terhadap implementasi Konvensi. 

Dalam dialog yang berlangsung selama 2 hari tersebut, Indonesia telah menyampaikan laporan menyeluruh secara tertulis mengenai implementasi Konvensi Buruh Migran PBB. 

Selain menyampaikan laporan tertulis, wakil Indonesia dalam dialog tersebut juga menjawab hampir seratus pertanyaan selama dua hari dari 14 orang anggota Komite yang berasal dari 14 negara pihak pada Konvensi.


(WIL)

Etnis Rohingya Masih Diperlakukan tak Adil

Etnis Rohingya Masih Diperlakukan tak Adil

8 hours Ago

Jika Pemerintah Myanmar ternyata tidak konkret dalam menjalankan usulan Pemerintah Indonesia, pihaknya…

BERITA LAINNYA