Gadis di London Dibunuh karena Alasan Kehormatan Keluarga

Arpan Rahman    •    Selasa, 25 Jul 2017 18:16 WIB
pembunuhan
Gadis di London Dibunuh karena Alasan Kehormatan Keluarga
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, London: Celine Dookhran, 19, ditemukan di leher tercekik di sebuah rumah di London barat daya.
 
Gadis remaja Muslim India itu terlibat dalam hubungan dengan seorang pria Arab. Diduga dia diculik, diperkosa, lalu dibunuh melalui aksi 'pembunuhan demi kehormatan' (membunuh karena merasa terhina). Sebuah pengadilan untuk kasusnya telah digelar di London.
 
Mayat Celine Dookhran, 19, ditemukan dengan leher terjepit di kulkas. Sementara wanita kedua yang juga diserang dilarikan ke rumah sakit.
 
Kedua wanita itu dilaporkan telah diikat, disumpal, dan diculik oleh pria bertopeng, pada Rabu pekan lalu. Mereka dibawa ke sebuah rumah di Kingston-upon-Thames, London barat daya, di mana mereka berdua diperkosa dan Dookhran terbunuh.
 
Mujahid Arshid, 33, tanpa alamat tetap, muncul di hadapan Pengadilan Magistrat Wimbledon, pada Senin 24 Juli. Ia dituduh melakukan pembunuhan, percobaan pembunuhan, dan dua tuduhan pemerkosaan dan penculikan.
 
Dia muncul bersama Vincent Tappu, 28, asal Acton, London barat, yang turut dituduh menculik kedua wanita tersebut. 
 
Jaksa Binita Roscoe mengatakan kepada pengadilan bahwa, "Gadis remaja yang tewas berasal dari keturunan Muslim India dan telah menjalin hubungan dengan seorang pria Muslim Arab," seperti dikutip The Times.
 
Dilansir The Independent, Selasa 25 Juli 2017, postingan terakhir Dookhran di Twitter, pada 11 Juli, berbunyi: "Alhamdulilah (puji Tuhan) untuk semua yang bisa saya katakan."
 
Dia mencuit 3.444 kali, yang antara lain berisi postingan tentang make up, pekerjaan, merawat saudara laki-lakinya, dan puasa selama bulan Ramadan.
 
Kedua terdakwa tersebut ditahan dalam tahanan dan akan dihadapkan kembali di Old Bailey pada 21 Agustus mendatang.



(FJR)