Bom Raksasa Sisa PD II Picu Evakuasi 60 Ribu Warga Frankfurt

Arpan Rahman    •    Senin, 04 Sep 2017 12:26 WIB
perang dunia ii
Bom Raksasa Sisa PD II Picu Evakuasi 60 Ribu Warga Frankfurt
Besar besar sisa PD II berusaha dijinakkan di Frankfurt, Jerman, 3 September 2017. (Foto: AFP/THOMAS LOHNES)

Metrotvnews.com, Frankfurt: Sedikitnya 60 ribu orang dipaksa meninggalkan rumah mereka di pusat kota Frankfurt, Jerman, Minggu 3 September 2017. Upaya dilakukan saat otoritas berusaha menjinakkan sebuah bom yang belum meledak dari era Perang Dunia II.

Ini merupakan evakuasi terbesar di Jerman pascaperang, kata kepala keamanan Frankfurt Markus Frank.

Bom buatan Inggris berkapasitas 1.8 ton itu -- dijuluki "Wohnblockknacker" atau raksasa dalam Bahasa Jerman -- memiliki daya ledak luar biasa. Bom itu ditemukan pada Selasa lalu dalam sebuah pekerjaan konstruksi.

Sejak bom ditemukan, polisi menjaga ketat lokasi, yang berada dekat pusat kota dan hanya sekitar 2,5 kilometer dari pusat perbelanjaan terbesar Zeil.

Frank mengatakan, warga sekitar diminta mengungsi dari lokasi bom hingga pukul 18:00 petang waktu setempat.

"Kita harus membersihkan area ini pada pukul 8 pagi," kata Frank, seperti disitat AFP, Minggu 3 September 2017.

Distrik Westend adalah domisili bagi banyak bankir ternama Frankfurt, termasuk kepala Bank Sentral Eropa Mario Draghi, yang diketahui menghabiskan akhir hayatnya di kota Jerman ini.

Dua rumah sakit besar juga berada dalam zona evakuasi, termasuk satu dengan bangsal besar penuh bayi yang baru lahir. Staf di rumah sakit yang terkena dampak mulai memindahkan pasien dan bayi-bayi ke pusat medis lainnya.

"Kami sudah hampir menyelesaikan evakuasi di rumah sakit, tapi untuk ruang perawatan, akan memakan waktu lebih lama," kata juru bicara pemadam kebakaran kota tersebut.

Wohnblockknacker adalah jenis HC 4000, peledak berkapasitas tinggi. Senjata ini digunakan dalam serangan udara Royal Air Force Inggris saat PD II.

Meskipun polisi mengatakan tidak ada bahaya langsung, antisipasi harus diambil karena ukurannya yang besar.

Lebih dari 70 tahun sesudah berakhirnya perang, sejumlah bom yang belum meledak banyak ditemukan terkubur di Jerman. 

Mei lalu, 50 ribu warga terpaksa meninggalkan rumah mereka di kota utara Hanover dalam operasi penjinakan beberapa bom era PD II.


(WIL)

Etnis Rohingya Masih Diperlakukan tak Adil

Etnis Rohingya Masih Diperlakukan tak Adil

8 hours Ago

Jika Pemerintah Myanmar ternyata tidak konkret dalam menjalankan usulan Pemerintah Indonesia, pihaknya…

BERITA LAINNYA