Putin Kehilangan Sosok Kuat setelah Wafatnya Fidel Castro

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 26 Nov 2016 17:57 WIB
fidel castro wafat
Putin Kehilangan Sosok Kuat setelah Wafatnya Fidel Castro
Presiden Vladimir Putin saat bersama Fidel Castro (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin mengenang mantan Presiden Kuba Fidel Castro sebagai sosok yang kuat. Mendengar kabar wafatnya Castro, Putin menyampaikan dukanya kepada rakyat Kuba.

(Baca: Tokoh Revolusi Kuba, Fidel Castro Wafat di Usia 90 Tahun).
 
"Saya sampaikan kepada kalian dan seluruh rakyat Kuba rasa belasungkawa atas kematian dari pemimpin revolusi, Fidel Castro," ujar Presiden Putin, dalam keterangannya, seperti dikutip Sputnik, Sabtu (26/11/2016).
 
"Nama dari negarawan yang luar biasa ini dianggap sebagai simbol dari seluruh era di sejarah dunia. Kuba yang bebas dan independen dibangun olehnya beserta kolega-kolega telah menjadikan Kuba anggota komunitas internasional yang berpengaruh, serta menjadi contoh bagi banyak negara lain," imbuh Putin.
 
Fidel Castro lahir pada 1926 di Biran, Kuba. Dia menjadi Perdana Menteri pada Februari 1959 dan memerintah Kuba hingga 2008, dan digantikan oleh adiknya, Raul Castro.
 
Pria berusia 90 tahun itu tetap menjadi sekretaris pertama dari Partai Komunis Kuba hingga pada 19 April 2011. Putin pun memiliki pendapatnya sendiri mengenai Castro
 
"Sosok yang kuat dan bijak ini selalu melihat ke masa depan dengan percaya diri. Dia memberikan standar tersendiri mengenai politisi, rakyat dan patriotisme," tutur Putin.
 
"Dirinya akan tetap berada di dalam hati rakyat Rusia. Semoga keluarga Castro diberikan kekuatan atas kehilangan ini," pungkas Putin.
 

 


(FJR)